Edisi 16-05-2018
Pabrik Pembuat Kosmetik Palsu Digerebek


JAKARTA –Bareskrim Mabes Polri dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menggerebek sebuah rumah ber lantai tiga di Jalan Pengukiran, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, kemarin.

Dari rumah tersebut, polisi menyita sejumlah karung ber - isi kosmetik palsu dan ilegal yang berbahaya bagi kulit. Se - lain menjadi gudang pe nyim - pan an, rumah tersebut diduga kuat sebagai pabrik pem buat - an kosmetik tersebut. Kepala BPOM Penny K Lu - kito mengatakan, pihaknya menemukan krim Natural 99, krim Temulawak, Kelly Pearl Cream, Dokter White, SP Whi - te ning and Anti Acne, Quine Pearl Cream, Citra Day Cream, Citra Night Cream, serta La Widya Temulawak. “Tepatnya21itemterdiridari 39.389 pieces produkjadikos me - tik ilegal ditemukan. Se bagian besarmerupakankos me tikyang biasa digunakan untuk pera watan wajah,” ujar di lokasi.

Bukan hanya kosmetik siap pakai, Penny menyebut pi hak - nya juga menemukan alat pem - buatan kosmetik seperti panci aluminium, teko stainless steel, kompor gas, dan mesin perekat hologram serta tiga jenis bahan bulk cream kosmetik berwarna pu tih, kuning, dan oranye se - ba nyak 34 ember plastik de - ngan berat masing-masing 25 kilogram serta berbagai ke ma - san primer berupa pot plastik dan kemasan sekunder. “Ya, ini estimasi total temuan diperkira kan mencapai 15 miliar ru - piah,” katanya. Semua kosmetik dan benda yang ada itu langsung dibawa ke laboratorium untuk me nge - tahui kandungan di dalamnya.

“Hasil pengawasan BPOM se - la ma ini, produk-produk kos - me tik ilegal tersebut diduga kuat mengandung bahan yang di larang digunakan dalam kos - me tik yaitu merkuri atau hy - droquinone,” ujarnya. Di tempat terpisah, Pe me - rintah Kota Depok bersama For kopimda memusnahkan ri - buan minuman keras (miras) di lapangan Balai Kota Depok. Miras tersebut merupakan hasil sitaan Satpol PP, Polresta, dan Kodim 0508 Depok. Pe - mus nahan dilakukan dengan menggunakan alat berat. “To - tal yang dimusnahkan 3.101 botol miras berbagai merek,” ka ta Wali Kota Depok Idris Ab - dul Shomad.

Pemusnahan ini bertujuan agar pelaksanaan ibadah puasa nanti bisa khusyuk tanpa ada - nya peredaran miras. “Kami musnahkan miras dari barang bukti operasi gabungan supaya tidak bisa lagi untuk di kon - sumsi,” tukasnya.

Yan yusuf/ r ratna purnama





Berita Lainnya...