Edisi 16-05-2018
23 Ditangkap Pascabom Surabaya


SURABAYA–Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri terus memburu jaringan teroris pascabom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Hingga tadi malam tercatat jumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berhasil diringkus sebanyak 23 orang, 6 di anta ra - nya tewas ditembak. Mereka di - tangkap di sejumlah daerah se - perti Surabaya, Sidoarjo, Pa su - ruan, Malang, Sumatera Se lat - an, dan Sumatera Utara. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menye - butkan, pascabom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, tim Den sus 88 berhasil menangkap 13 terduga teroris dalam ke ada - an hidup dan empat lainnya te - was ditembak karena melawan petugas. Jumlah tersebut be - lum termasuk penangkapan ter duga teroris yang ber lang - sung sore hingga malam hari kemarin di Surabaya, Su - ma tera Selatan, dan Su - matera Utara.

Di Surabaya tim Densus menangkap dua terduga tero ris, satu di anta ra nya te was ditem bak. Di Sumatera Selat an dua terduga te ro ris da lam ke ada an hidup dan di Su ma te - ra Utara dua ter duga teroris, satu di an ta ranya tewas ditembak. “Kami masih terus memburu jaringan kelompok terorisnya yang disinyalir ter sebar di se - jumlah daerah,” ujar Setyo di Ma - bes Polri, Jakarta Selatan. Menurut dia, sejumlah ba - rang bukti terkait bom rakitan disita dalam operasi tersebut, khususnya di Surabaya. Sayang nya, Setyo tidak bisa meng - ungkap jumlah pasti bom yang disita sebab sebagian sudah di - musnahkan dengan cara dile - dak kan.

“Kita tidak bisa menga - ta kan bomnya berapa karena masih ada komponen lain. Kata rekan-rekan di lapangan, masih ada komponen sekarung yang siap dirakit,” kata jenderal bintang dua ini. Setyo juga memperlihatkan foto barang bukti yang disita dari rumah pelaku bom bunuh diri tiga gereja di Surabaya, unit rusun di dekat Mapolsek Ta - man, Sidoarjo, dan penang kap - an 13 anggota JAD Surabaya. Densus 88 menemukan ba - nyak bahan peledak di rumah ang gota JAD Surabaya terse - but. Ada bom rakitan siap di gu - na kan. Secara umum karak te - ris tik bom rakitan yang ditemu - kan sama, triacetone triperoxide (TATP). Bom yang dikenal de - ngan sebutan “Mother of Satan“ ini memiliki daya ledak cukup tinggi.

Pada gambar yang diperli - hat kan, terlihat dua kontainer plastik berisi beberapa bom ra - kitan yang dikemas gelas muk besi. Juga dua bom pipa yang di - masukkan dalam satu kon - tainer plastik. “Muk ini kalau pecah kan bisa jadi serpihan. Pipa juga gitu. Ini bahaya,” ucap Setyo. Kemarin tim Densus 88 me lakukan pemusnahan barang bukti dari pelaku te - ror di daerah Rung kut, Sura - ba ya. Ba rang buk - ti yang dimusnah - kan ber asal dari se jumlah lo ka si di antara nya dari Wo no re - jo Asri, Rung kut. Ini me ru pakan ru mah tinggal Dita Oepri yanto ber sa ma istri nya, Puji Kus wa ti. Di rumah ini Densus 88 me ne - mu kan tiga ba han pe le dak aktif. Ke mu dian ba han-ba han dasar pem buat an bom, ba han peledak racikan. Ada juga senapan angin dan rangkaian elektronik seperti kabel dan bahan peledak bom pipa.

“Kami juga temukan 15 bom aktif siap pakai. Kemudian ada tiga bom di dalam ransel. Kami juga temukan busur dan anak panah,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Barang bukti dari rumah pe - laku bom bunuh diri di Ma pol - restabes Surabaya, Tri Mur to no, di Jalan Tambak Medokan Ayu VI nomor 2 A Surabaya. Di ru mah ini, Densus 88 mene mu kan em - pat bom pipa yang siap me le dak dan dua bom yang ma sih ak tif. Polisi juga mene mu kan ba hanbahan elektronik lain se per ti ka - bel dan baterai de to na tor. “Kami juga mene mu kan per alatan se - ma cam tim bangan un tuk me - nen tukan ka dar (pem buat an bom)-nya,” tan das Barung.

Selanjutnya, kata dia, tim Densus 88 juga menemukan bom yang masih aktif beserta bahan pembuatan bom seperti sulfur. Bom ini ditemukan di tempat tinggal Anton Ferdian - tono di Rusunawa Wonocolo, Si - doarjo. Saat penggerebekan, tim Densus 88 terpaksa me - nem bak Anton lantaran yang bersangkutan memegang tom - bol bom yang siap diledakkan. “Sebagian barang bukti lagi kami amankan di Mako Brimob Medaeng,” katanya.

Baku Tembak

Tim Densus 88 Antireror kemarin terlibat baku tembak di daerah Manukan, Surabaya. Ini terjadi karena terduga teroris hendak melawan saat hendak diamankan. Satu orang dika - bar kan tewas dan satu lain meng alami luka-luka. “Ya benar. Ada baku tembak. Pelaku melawan petugas. Yang satu ber usia 39, satunya lagi 40 ta - hun. Jenazah pria berumur 40 tahun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Ti - mur. Namun, identitasnya be lum diketahui,” kata Kabid Hu - mas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung menjelaskan, baku tembak ini karena para pelaku melakukan perlawanan ter ha - dap petugas sehingga tindakan tegas dilancarkan. “Tembaktem bakan ini dikarenakan pe la - ku melawan petugas dan mem - bahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan dilumpuhkan laki-laki umur 39 tahun,” terangnya. Penyergapan ini diduga ter - kait jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang sebelumnya melakukan teror terhadap tiga gereja dan peledakan di Ru su na - wa Wonocolo hingga bom bunuh diri di Mapolerstabes Surabaya. Tim khusus juga meng - amankan tiga anak kecil dari rumah yang ditempati terduga teroris tersebut. Belum ada yang bisa dikonfirmasi apakah tiga anak kecil merupakan anak terduga yang tewas ditembak. “Masih diselidiki,” ujar Barung

Hingga tadi malam situasi di lokasi masih dipenuhi warga yang menonton. Pengamanan ketat juga dilakukan aparat ke - polisian dengan memasang ga - ris polisis di lokasi. Baku tembak tim Densus 88 dengan dua terduga teroris juga terjadi di Jalan Besar Teluk Ni - bung, Kelurahan Beting Kua la Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, sore kemarin. Dua terduga orang teroris itu atas nama Saiful dan satu rekannya lagi belum di ke - tahui identitasnya. Saiful tewas setelah terkena tembakan oleh aparat Densus 88.

Saat ini lokasi penangkapan sudah dipasang garis polisi dan perimeter untuk memper mu - dah ruang gerak aparat dalam melakukan tindakan. Informasi dihimpun menye - but kan, penggerebekan ber awal dari laporan kepala ling kungan yang mengetahui ada rumah di Jalan Yos Sudarso Ling kungan- IV, Kelurahan BKK itu yang di - huni sejumlah pria dengan ak ti - vitas mencuriga kan. Menurut Ca mat Teluk Ni bung Ami rud - din, ketika pe tu gas dan kepala lingkungan men datangi rumah tersebut secara mendadak se - orang pria yang mem buka pintu langsung me nye rang Syafii alias Atan, kepala lingkungan IV, de - ngan meng gu nakan golok.

“Akibat serangan itu, kepala lingkungan meng alami luka ba - cok pada bagian tangan. Se - dang kan pria pe nyerang ter - tem bak petugas,” katanya. Untuk perawatan, kepala lingkungan korban luka bacok di larikan ke Rumah Sakit Umum DR Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai.

Lukman hakim/ m yamin/okezone









Berita Lainnya...