Edisi 16-05-2018
Jokowi Minta Anggota DPRD Tak Produksi Banyak Perda


JAKARTA – Masih banyaknya regulasi di tingkat daerah yang ber masalah, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengingatkan anggota DPRD tidak berlomba mela hirkan peraturan daerah (perda).

Dalam setahun, DPRD cukup membuat satu atau dua perda yang berkualitas dan mem - punyai manfaat jangka panjang. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan aca ra lokakarya nasional ang - gota DPRD dari Fraksi PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, kemarin. “Saya menitip berkaitan dengan regulasi, ja - ngan banyak-banyak buat per - da,” ujar Jokowi. Dia mengaku tahu motif anggota DPRD berlomba mem - buat perda. Kendati demikian, sudah saatnya wakil rakyat meng ubah motif dan perilaku me reka untuk lebih ber orien - tasi pada kepentingan ma sya ra - kat dalam setiap proses pem - buatan regulasi. “Saya tahu ke - na pa perda dibuat banyak, saya tahu. Arahnya ke mana, saya ta - hu. UU dibuat banyak arahnya ke mana, saya juga tahu, saya ini orang lapangan, ngerti . Marilah ki ta ubah,” tambahnya.

Jokowi menegaskan jika me - mangharusmembuatperda, ang - gota DPRD harus memas ti kan aturan yang dibuat mem pu nyai tingkat relevansi tinggi ter hadap kepentingan masyarakat. Selain itu, regulasi yang di buat berorientasi ke depan se hingga bisa berlaku dalam kurun waktu lama. “Kalau buat perda, buatlah perda yang detail, yang baik, yang punyakualitas, yangnantinyaun - tuk kepentingan jang ka panjang, tapi berikan ke leluasaan masya - ra kat untuk ber inovasi, justru ja - nganmem be ba ni, nggakusahlagi banyak-ba nyak. Bisa 1 sam pai 3 setahun cukup, tapi kualitasnya yang baik,” terangnya.

Jokowi dalam acara itu sem - pat menyinggung tentang ke - de ka tannya dengan PPP. Me - nurutnya, selama ini dirinya se - lalu menyempatkan diri untuk hadir dalam setiap undangan yang dilayangkan Ketua Umum PPP Romahurmuzy (Romy). “Ketua umum kan undang saya enam kali, alhamdulillah saya bisa hadir terus. Tadi bisik-bisik ‘Pak perlu diundang 10 kali’. S a - ya belum nangkap 10 kali, ka re - na nomor PPP 10 (di pemilu),” canda Jokowi. Jokowi juga memuji Romy sebagai salah satu ketua umum par pol yang mempunyai kri te - ria mumpuni sebagai kandidat calon wakil presiden.

Menu rut - nya, Romy merupakan sosok pemimpin yang pintar dan rel - ig ius sehingga cocok bila men - jabat sebagai orang nomor dua di Indonesia. “Dalam satu acara talk show, saya ditanya ‘Pak gimana urusan wapres’. Kemudian ditunjuk gam bar Pak Romy, saya jawab spontan artinya keluar dari hati saat itu, ya muda, santri, inte lek - tual, terus gimana ? Ya, cocok jadi cawapres. Bener kan? Bener,” kata Jokowi. Jokowi telah melihat lang - sung cara berbicara Romy se - lama satu jam dalam acara pe - nutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indo - nesia tahun 2018. Oleh sebab itu, menurut dia, ketua umum partai berlambang Kakbah itu merupakan sosok yang inte lek - tual dan layak menjadi cawapres.

“Tapi saya tambahin setelah mendengar apa yang di sampaikan Pak Ketum PPP lebih dari satu jam, betul-betul se - buah menunjukkan intelektual yang sangat prima,” tandas nya.

Abdul rochim


Berita Lainnya...