Edisi 16-05-2018
Dua Asisten Rumah Tangga Tewas Terpanggang


BEKASI – Dua asisten rumah tangga tewas mengenaskan dalam sebuah kebakaran di ru - mah majikannya di Perumahan Kranggan Permai, Jalan Rajawali 12 Blok RR 9 Nomor 2 RT 17/15, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, kemarin.

Korban yang diketahui bernama Dwi, 14, dan Dea, 15, te - was mengenaskan dengan kon - disi tubuh hangus terbakar. “Ke bakaran terjadi sekitar pu - kul 03.30 WIB,” ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Pol - res Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari. Berdasarkan keterangan sak si, titik api berasal sebuah ka mar yang ditempati oleh Re - han, 21, anak dari pemilik ru - mah, Bambang Buwono, 59. Sa - at itu, saksi (Rehan) melihat ada api, lalu keluar membangunkan penghuni rumah lainnya. Spontan tujuh penghuni ru - mah lainnya, termasuk dua orang asisten rumah tangga ter - jaga. Sementara api berkobar se makin membesar. Ber un - tung nya, mereka dapat me - nyelamatkan diri dengan keluar rumah lalu memanggil armada pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lo - kasi. Api berhasil dipadamkan pa da pukul 06.30 WIB. “Dua orang korban terjebak di lantai dua sehingga tidak bisa me nye - la matkan diri dan ditemukan sudah tewas,” katanya. Ernamengatakan, petugasse - dang menyelidiki kasus ke ba kar - an tersebut. Sampai pukul 11.00 WIB, belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang memakan duakorbanjiwater sebut. Adapun kerugian ma ter i masih diin ventari sasi oleh pe milik rumah. Saat ini, lokasi kejadian su dah dipasang garis polisi se ba gai awal penyelidikan.

Sementara jasad kedua korban sudah di eva kuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Be kasi gu na ke pen - tingan vi sum dan pe nye lidikan pihak ke polisian. Kepala Dinas Pemadam Ke - ba karan, Kota Bekasi, Aceng So la hu din mengatakan, hasil pe nge cekan anggotanya di la - pa ng an bahwa api diduga ber - asal dari korek api. “Kami se - rahkan ka sus ini kepada pihak kepolisi an,” katanya singkat. Di tempat terpisah, ledakan hebat terjadi di rumah warga, Kampung Nalagati, RT 01/04, Kelurahan Mekarbakti, Keca - ma tan Panongan, Kabupaten Tangerang, kemarin. Awalnya, warga menduga le - dakan berasal dari sebuah bom. Ternyata, ledakan itu berasal dari mesin pemanas berbahan bakar karbit yang biasa di gu na - kan untuk mematangkan pi - sang mentah.

Kapolsek Panongan AKP Tris no T Uji mengatakan, aki bat in siden ini, sejumlah orang meng alami luka-luka. “Tidak ada korban jiwa dalam peris ti wa itu. Namun, tiga warga di ka bar - kan mengalami luka. Di an tara - nya Achmad Yusuf, 41; Maryadi, 51; dan Nana, 40,” kata Trisno. Menurut dia, ketiga korban luka berasal dari karyawan yang tinggal di Cikupa, Kabupaten Ta - ngerang, Banten. Korban meng - alami luka lecet di bagian kepala dan dada kirinya robek. “Le dak - an dahsyat ini juga meng han - curkan berbagai ma te rial yang ada. Seperti bangunan rumah dan tiga unit sepeda motor yang se dang diparkir,” papa rnya.

Kasat Reskrim Polres Kota Ta ngerang Kompol Wiwin Se - tia wan menambahkan, pihak - nya masih menyelidiki ledakan tersebut. “Masih belum dike ta - hui penyebab pasti dari pe ris ti - wa ini. Ledakannya cukup pa - rah, terdengar hingga radius 1 kilometer,” ujarnya. Dia mengaku, sejumlah sak - si di lokasi kejadian sudah dimintai keterangan. “Jadi saat itu kar ya wan sedang bekerja. Tibatiba terjadi ledakan. Yang meledak mesin pemanasan yang meng gu na kan bahan bakar karbit. Ada satu korban luka ringan,” ungkapnya.

Abdullah m surjaya/ hasan kurniawan






Berita Lainnya...