Edisi 16-05-2018
Dua Korea Bertemu Hari Ini


SEOUL – Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) menggelar perundingan tingkat tinggi hari ini untuk membahas langkah yang diperlukan demi denuklirisasi Semenanjung Korea.

Pertemuan itu fokus pada rencana pelaksanaan deklarasi yang dilakukan saat konferensi tingkat tinggi (KTT) dua Korea pada 27 April lalu. Deklarasi itu termasuk janji resmi meng - akhiri Perang Korea dan m e nye - lesaikan denuklirisasi. Pertemuan hari ini di la ku kan di Peace House di Pan mu n jom, wilayah perbatasan kedua Ko - rea. Kedua pihak telah me nan - datangani deklarasi bersama bulan lalu. “Melalui perundingan tingkat tinggi ini, kami akan me - ne gosiasikan dan menerapkan langkah-langkah untuk melaksa nakan Deklarasi Pan munjom dan membangun hu bungan antar-Korea yang berkelanjutan dan perdamaian per manen di Semenanjung Ko rea,” kata Ke - menterian Unifikasi Korsel dikutip kantor berita Reuters.

Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon akan me - mim pin tim yang terdiri atas li - ma orang dalam pertemuan itu. Delegasi Korut dengan jum lah 29 orang akan dipimpin Ri Songwon, Ketua Komite untuk Reu - n ifikasi Damai Korut. Delegasi Korut juga terdiri atas Wakil Men teri Kereta Kim Yun-hyok serta Wakil Menteri Budaya dan Olahraga Won Kil-u. Korut menyatakan segera me nutup fasilitas tes nuklir an - ta ra 23 dan 25 Mei untuk me lak - sanakan janji meng hentikan tes nuklir. Langkah ini dil a kukan se - belum KTT Korut dan Ame rika Serikat (AS) di Singapura. Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jongun akan bertemu pada 12 Juni.

Pertemuan ini awalnya terlihat mustahil karena dua pemimpin sempat saling ancam pada tahun lalu. Meski demikian, Kim me - nyatakan dalam pidato Tahun Baru tentang pengurangan ke te - ga ngan militer dan mulai me re - dam konflik. Warga Korut tampak opti - mis tis dengan KTT dengan AS ter sebut. Sikap ini diungkapkan Kepala Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) David Beasley saat di Seoul setelah mengunjungi Ko - rut. “Saya pikir mereka ber ha - rap. Saya pikir semua orang di ba wah memiliki harapan,” tutur Beasley saat ditanya apakah war ga Korut yang dia temui me - nyebut tentang KTT itu.

Beasley mengunjungi Korut pada 8-11 Mei. Dia men je las - kan, para pejabat WFP men da - pat akses luar biasa ke sejumlah wilayah dan melakukan diskusi terbuka, jujur, dan spontan de - ngan para pejabat Korut di sana. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo akhir pe - kan lalu menjelaskan, AS ber se - dia mencabut sanksi jika Korut bersedia melucuti program sen - jata nuklirnya.

Syarifudin









Berita Lainnya...