Edisi 16-05-2018
HT Terima Penghargaan dari Serikat Pekerja Bank BTN


JAKARTA – Serikat Pekerja (SP) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memberikan penghargaan kepada Hary Tanoesoe dibjo (HT) sebagai tokoh yang membantu menjaga eksistensi BTN sehingga tidak jadi diakuisisi oleh bank BUMN lainnya.

Dengan ga gasan yang di be rikan HT dan publikasi oleh media di bawah naungan MNC Group, akhir nya pe me - rin tah pada saat itu mem ba - talkan rencana terse but. “Saya mewakili Pak Hary untuk menerima peng har - gaan dari Serikat Pekerja BTN karena dinilai berjasa dalam mem per ta hankan eksistensi Bank BTN,” ujar Komisaris MNC Group Ahmad Rofiq se - usai menerima penghargaan dalam Munas SP BTN di Ja - karta kemarin. Rofiq mengungkapkan, peng hargaan ini dilatar be la - ka ngi satu peristiwa ekonomi, di mana BTN pernah meng - alami suatu masalah dan akan diakuisisi oleh bank BUMN lainnya.

Namun, menurut HT, tidak seharusnya BTN dia - kuisisi karena bank yang fokus dan spesifik seperti BTN da - lam perumahan harus di per - ta han kan. “Karena itu, Pak Hary mem berikan semangat dan ke kuatan kepada SP BTN un tuk terus bekerja dan berjuang memberikan solusi kepada me reka dan BTN pada saat itu,’’ jelasnya. Hasilnya, lanjut Rofiq, per - juangan serikat pekerja bisa berhasil karena masukan dan gagasan HT bisa diterima pe - me rintah saat itu sehingga Bank BTN tidak jadi diakuisisi. Lebih lanjut Rofiq yang juga Sekjen Partai Perindo itu me - maparkan, HT dan Perindo pu - nya impian menyejahterakan bangsa ini ke depan.

HT mem - punyai keinginan ada bank yang spesifik menangani ke hi - dupan berbangsa dan ber ne - gara seperti bank khusus pe - tani, perbankan khusus ne la - yan, bank khusus UMKM, dan bank khusus perumahan. “Nah, saya lihat Pak Hary ingin memperkuat posisi BTN da - lam rangka itu,” katanya. Menurut Rofiq, keberpihakan kepada pekerja me ru pakan suatukeharusankarenapekerja bagian dari penggerak eko no - mi. Tanpa ada pekerja ekonomi dalam sebuah per usa haan tidak akan bisa ber buat optimal ka - rena ini men jadi inti produksi. Jika per usahaan mau berkem - bang se cara luas dan pesat, ke se - jahteraan peker ja syarat utama yang harus dilakukan.

“Apalagi Pak Hary sangat peduli ter ha dap rakyat kecil yang sesung guhnya menjadi penyangga utama ekonomi Indo nesia. Itu yang harus di kuatkan. Jika itu bisa terjadi, citacita pen diri bangsa terkait ke se - jahteraan akan bisa diwu judkan,” te gasnya. Ketua Umum SP BTN Satya Wijayantara meng ungkapkan, penghargaan yang di be rikan kepada HT merupakan rasa terima kasih kepada to koh bangsa yang telah men jaga eksistensi BTN sebagai bank yang berdaulat. Dengan jasa HT, BTN masih bisa ber diri saat ini dan tidak jadi dia kuisisi.

Rahmat baihaqi





Berita Lainnya...