Edisi 16-05-2018
Mahathir Hanya Berkuasa 1-2 Tahun


KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Ma laysia Mahathir Mohamad menegaskan, dia hanya akan menjabat selama satu atau dua tahun saja.

Dia mengungkapkan, An war Ibrahim yang akan bebas pada hari akan menggantikannya setelah pe me rin - tah an solid. Mahathir, 92, meng ung - kap kan masa singkat pe me rin - tah annya akan fokus me ng in - ves tigasi mantan PM Najib Ra - zak yang terjerat skandal ko - rup si miliaran dolar 1 Malaysia De velopment Berhad (1MDB). Ko alisi Pakatan Ha rap an (PH) yang terdiri atas em pat partai ber hasil me me nang kan pemilu pe kan lalu dan menggulingkan Ba risan Na s ional (BN) untuk per tama kalinya. “Dalam tahapan se men ta - ra, mungkin akan berlangsung se lama satu atau dua tahun, sa - ya akan menjadi PM,” kata Mahathir dalam siaran video dari Kua la Lumpur untuk kon feren si CEO Wall Street Journal di Tokyo, dilansir Reuters.

“Sa - ya akan memainkan peranan di belakang layar ketika saya meng undurkan diri,” ujarnya. Dewan Pengampunan K e - ra jaan akan bertemu hari ini un tuk mendiskusikan pem be - bas an Anwar. Mahathir meng - ung kapkan Anwar akan segera di bebaskan besok. Anwar, 70, men jalani vonis penjara se la - ma lima tahun atas dakwaan so d omi. Dia dan pen d u kung - nya san gat yakin kalau vonis itu bermotif politik. Dewan Pengampunan Ke ra - ja an Malaysia akan mem ba tal - kan vonis penjara Anwar. Dia pun akan langsung aktif dan akan berpartisipasi dalam po li - tik. Anwar saat ini masih di ra - wat di rumah sakit selama b e be - ra pa bulan setelah operasi bahu.

Sementara itu, untuk me - nyam but kebebasan Anwar pa - da hari ini, para pendukung PKR diperkirakan akan me lak - sa nakan aksi jalan bebas dari ru mah sakit. “Semua do ku - men tasi untuk petisi peng a m - pun an sudah disusun dan se le - sai,” ujar anggota PKR Sivarasa Ra siah. Dia mengungkapkan, De wan Pengampunan akan mem proses sesuai jadwal pada pu kul 11.000 siang hari ini. Sebelumnya, pada masa kam panye, Mahathir, berjanji akan mundur dan memb e ri - kan kesempatan kepada An - war untuk menjadi PM setelah men dapatkan pengampunan. Kemudian, Anwar dan Ma - ha thir sempat menghadapi per bedaan pandangan menge - nai formasi kabinet.

Kubu An - war meminta menteri dipilih ber dasarkan proporsi per oleh - an kursi parlemen. Sementara Ma hathir tetap bersikeras bah w a penunjukan menteri di - p ilih oleh PM. Anwar dan Mahathir dulu di kenal sebagai politikus yang per nah berteman, kemudian ber musuhan dan kini ber mi - tra. Perseteruan dan per te - man an kedua politikus itu men jadi lanskap politik Ma lay - sia selama tiga dekade. Kini, me reka berdua bersatu dalam sa tu koalisi untuk me nen tu - kan masa depan Malaysia. “Saya memperkirakan dia (An war) akan memainkan pe - ran an sama dengan pemimpin ti g a partai lainnya,” kata Maha thir.

“Tidak ada kekuasaan khu sus yang diberikan, kecuali se bagai menteri atau deputi men teri atau deputi PM,” kata Ma hathir. Dia menegaskan, akan membuat keputusan akhir mengenai posisi kabinet. Wall Street Journal me ngu - tip rekaman dari Anwar yang m e nyatakan, Mahathir harus di be ri waktu untuk mew u jud - kan tujuannya. “Saya tidak ter - gesa-gesa,” ujar Anwar. Hal senada diungkapkan De puti PM Wan Azizah Wan Is - mail. Dia sepakat suaminya, An war Ibrahim, tidak akan lang sung menggantikan Ma - ha thir selepas bebas dari pen - ja ra. Itu menyusul ke mung - kin an Anwar akan dibebaskan pa da Rabu (hari ini).

“Kita diskusikan bersama dan kita berharap di bawah pe - m e rintahan Mahathir se ga la - nya akan diselesaikan dengan mu l us,” ujar Wan Azizah s e te lah ber temu dengan Anwar di Che - ras Rehabilitation Hospital. Wan Azizah menegaskan, pe n unjukan pemimpin de fac to PKR Anwar Ibrahim tidak akan di lakukan secara ter gesa-gesa. Pe n unjukan An war, kata dia, akan sesuai de ngan rencana aw al yakni per te ngahan pe me - rin tahan Pa kat an Harapan. “Saat ini, kita ingin pe me - rin tahan yang dipimpin Ma - hathir untuk berjalan mulus,” ka ta Wan Azizah dilansir The Sun Daily.

“Kita menerima trans formasi yang kita ingin - kan, khususnya reformasi yang kita ajukan,” paparnya. Ditanya mengenai ke se hat - an Anwar, Wan Azizah, meng - ung kapkan, suaminya dalam ta hapan pemulihan. “Dia (An - war) dalam tahap pemulihan.” Pernyataan Wan Azizah itu se telah muncul pernyataan da - ri Daim Zainuddin, mantan men teri keuangan yang men - du duki dewan penasihat un tuk pe merintahan baru. “Sung guh bo doh jika me nun juk Anwar se b agai PM saat ini,” ujar Daim. Anggota Biro Politik Partai Ke adilan Rakyat (PKT) R Si va ra - sa juga sepakat bahwa Anwar ti - dak seharusnya meng gan ti kan Ma hathir secepatnya. “Itu se - sua tu yang tidak diminta Anwar,” ujarnya kepada Free Ma laysia Today.

Dia meng ung kap kan, Anwar tidak pernah me min ta untuk menjadi PM secepatnya. Sementara itu, Mahathir ber janji akan menginvestigasi s e gala kesalahan yang di la ku - kan pemerintahan Najib. Dia me merintahkan semua k e - men terian agar tidak meng - han curkan dokumen. Ketika ditanya apakah Na - jib akan dipenjara? “Semuanya ber gantung pada hasil pe nye li - dik an yang dilaksanakan, apa - k ah ada kasus Najib atau tidak. Ji ka tidak ada kasus hukum, ki - ta tidak akan menahan tanpa pe r sidangan,” jawab Mahathir. Skandal 1MDB telah di in - ves tigasi enam negara, ter ma - suk Singapura, Swiss, dan Ame rika Serikat.

Andika hendra

Berita Lainnya...