Edisi 16-05-2018
MNC Bank Raup Laba Rp94,8 Miliar


JAKARTA- PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) memulai 2018 dengan kinerja yang positif.

MNC Bank membukukan laba sebesar Rp94,8 miliar pada kuartal pertama 2018 atau meningkat 294% dibanding periode yang sama pada 2017. “Kinerja positif pada kuartal pertama ini ditunjang oleh kerja keras dari seluruh elemen bank dan terjaganya kepercayaan nasabah.

Hasil positif ini merupakan bagian dari upaya dalam meningkatkan kualitas kredit, menjaga agar pendapatan bisnis utama tetap baik, serta pemulihan aset bermasalah sesuai dengan rencana strategis bank. Tentu momentum ini akan kami manfaatkan untuk terus meningkatkan setiap potensi bisnis serta senantiasa meningkatkan kualitas kredit dan operasional kami,” ujar Pre siden Direktur MNC Bank Benny Purnomo di Jakarta kemarin.

Kinerja positif MNC Bank pada kuartal I/2018 di bandingkan periode yang sama 2017 di - topang oleh peningkatan tajam dari laba operasional perseroan yang mencapai Rp126,6 miliar per 31 Maret 2018 atau meningkat 295% (yoy).

Dari beberapa instrumen operasional, pemulihan CKPN menjadi kontributor utama sebesar Rp70,204 miliar, diikuti pendapatan provisi dan komisi dari transaksi selain kredit Rp23,750 miliar dan pendapatan operasional lain nya sebesar Rp87,755 miliar. Adapun dari sisi rasio keuangan, keberhasilan bank dalam menjaga kualitas kredit terlihat dari menurunnya rasio NPL Gross dari 7,23% per 31 Desember 2017 menjadi 5,76% per 31 Maret 2018.

Sementara rasio aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif juga berhasil diturunkan dari 5,08% per 31 Desember 2017 menjadi 4,13% per 31 Maret 2018. Selain itu, bank berhasil melakukan efisiensi terhadap biaya operasional, terlihat menurunnya rasio BOPO dari 121,51% per 31 Maret 2017 menjadi 69,39% per 31 Maret 2018.

Dari sisi permodalan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) yang sebesar 12,58% per 31 Desember 2017 menjadi 14,59% per 31 Ma ret 2018 akibat dari pemulihan aset dan setoran modal serta perolehan laba.

Menurut Benny, proses permodalan bank akan semakin kuat lagi karena bank dalam proses rights issue dengan nilai maksimal Rp489 miliar. Dengan modal inti yang kuat, bank akan lebih mampu menjalankan fase kedua dari transformasi, yaitu focusing the business dengan lebih leluasa.

Hal tersebut membuat MNC Bank semakin mantap untuk meningkatkan penetrasi pasar ke segmen konsumer dan ritel yang didukung oleh segmen komersial dan korporasi.

“Kuatnya sisi permodalan, kembalinya kinerja bank ke arah yang positif, penguatan sinergi dengan seluruh unit bisnis MNC Group dan meningkatnya populasi kelas me nengah Indonesia, membuat kami yakin bisnis dan ren ta bi litas MNC Bank terus me ning kat sepanjang 2018 ini,” pung kas Benny.

rakhmat baihaqi