Edisi 16-05-2018
Pupuk Indonesia Setor Dividen Rp768,8 M


JAKARTA — PT Pupuk Indone sia menyetorkan dividen sebesar Rp768,85 miliar kepada pemerintah. Selain dividen, BUMN Pupuk itu juga membayar pajak sebesar Rp4,94 Tri liun.

“Kontribusi pa jak ter ha dap pemerintah cukup baik, ya itu sebesar Rp4,94 triliun dan di viden se - b esar Rp768,85 m i liar,” ujar Di rektur Utama PT Pu puk In - do nesia Aas Asikin Idat di Ja - kar ta kemarin. Dia mengatakan, selama dua tahun terakhir, industri pu puk di Indonesia mengalami kon disi yang cukup su - lit, yaitu ja tuhnya harga komo ditas urea dan amoniak di pa sar inter na sio nal.

Hal ini di picu oleh over sup ply di pasar in ternasional aki bat tu run - nya harga energi du nia, khu - sus nya gas yang me ru pakan ba han baku utama pem buat - an pupuk urea. Hal ini cukup berpengaruh ter hadap kinerja Pupuk In do - ne sia secara keseluruhan, di ma na pendapatan perusahaan me nurun dari Rp64,16 triliun men jadi 58,96 triliun.

“Namun, kami tetap dapat men ja - ga kondisi keuangannya. Total aset perusahaan bertambah da ri Rp127,1 triliun menjadi Rp128,49 triliun,” ujarnya. Program-program in vestasi dan pengembangan juga te - tap dapat berjalan dengan baik, an tara lain penyelesaian Pab r ik Pus ri 2B, pem ba ngun - an Pabrik Amu rea 2 di Gresik, pe ngembangan NPK di Pusri, dan pab rik Gas Cogen Plant di Gre sik.

“Ka mi menerapkan ke bijakan un tuk menekan biaya-biaya, ter utama efisiensi konsumsi ba han baku dan bia y a dis tri bu si pupuk, se - hing ga perusahaan tur ut berkontribusi mengurangi beban sub sidi pe me rin tah sebesar Rp1,88 triliun,” ka ta Aas.

anton c