Edisi 16-05-2018
Separuh Target KUR BNI Telah Tersalurkan


JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) per Mei 2018 sebesar Rp6,85 triliun atau setara 50,76% dari target KUR yang akan disalurkan BNI pada tahun 2018 sebesar Rp13,5 triliun.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto me ngatakan pihaknya terus mem perluas penyaluran KUR. Salah satu yang terbaru di lakukan perseroan adalah du kung an pembiayaan kepada petani tebu. BNI siap membiayai para petani tebu dengan skema KUR Linkage melalui Koperasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan skema One on One.

“Pada ta hap awal pembiayaannya, BNI memberikan pembiayaan kepada 197 petani dengan total penyaluran kredit sebesar Rp1,5 miliar,” ujar Catur dalam ke terangan pers di Jakarta, kemarin. Skema linkage adalah kerja sama antara BNI, koperasi, dan PTPN. Pada skema linkage, koperasi mengajukan per mohonan kredit ke BNI, lalu koperasi meneruskan pinjamkan kredit kepada petani.

Koperasi menjadi offtaker yang mengakomoda sikan hasil panen petani untuk disetorkan ke pabrik gula dan dilakukan penggilingan. Setelahterjual, PTPN melakukan penyetoran hasil pem bayarannya kerekening koperasi di BNI setelah dikurangi ke wa jiban kope rasi di BNI dan ter akhir pembayaran kewajiban Koperasi ke BNIolehPTPN.

Sementarauntuk skema One on One sama seperti linkage, tapi per bedaannya adalah petani telah mendapat re komendasi dari pabrik gula yang bisa me ngajukan kredit ke BNI. “Langkah ini merupakan bagian dari dukungan BNI ter ha dap program-program pe merintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi ser ta me nyejah terakan petani,” ujarnya.

Seremoni penyaluran KUR dilakukan secara simbolis kepada tiga petani tebu binaan PT PNX dan BNI yang dilaksanakan di tengah kunjungan Menteri Ba dan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno ke Jawa Timur. Menteri BUMN meninjau lokasi tebang dan tanam tebu di salah satu lahan pertanian tebu milik petani binaan PTPN X dan BNI di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Ge deg, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Senin (14/5).

Hadir menyaksikan pe nyalur an KUR tersebut Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto ser ta CEO BNI Wilayah Su rabaya Muhammad Jufri. Sebagai bentuk pember da yaan dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, Kemen terian BUMN menyeleng gara kan program Cash For Work atau Prog ram Padat Karya Tunai, yaitu Program Padat Karya yang dimulai Presiden Joko Widodo mulai Januari 2018.

Program ini dimaksudkan meningkatkan daya beli masyarakat kelas bawah. Bentuk kegiatan yang di lakukan adalah Normalisasi Saluran Irigasi sepanjang 2 Kilometer di Desa Mojosarirejo di Ke camatan Gedeg dengan tenaga 500 orang. Total anggaran untuk Program Padat Karya Tunai ini sebesar Rp150 juta ber asal dari sinergi BUMN (BNI, PTPN X, dan PTPN XII). Pada kesempatan sama, HIMBARA dan BUMN Menyalurkan Program Cor porate Social Responsibility berupa dana perbaik an untuk tempat ibadah, sekolah, saran adan prasarana desa.

hafid fuad