Edisi 16-05-2018
Pemerintah Konsisten Terapkan PMK


JAKARTA - Kementerian Keuangan menegaskan akan konsisten menjalankan Peraturan Men teri Keuangan (PMK) Nomor 146/2017 Tentang Tarif Cukai Tembakau hingga 2021 men datang.

Pemangkasan layer tarif cukai rokok yang dibuat dalam bentuk roadmap ini sebenarnya merupakan terobos an dan juga nanti akan mendorong penerimaan negara. “Kami berharap begitu.

Kalau sekali tidak konsisten, ma ka po lanya akan bisa berubahubah,” ujar Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai Ba dan Kebijakan Fiskal Kemente rian Keuangan Nasruddin Djo ko di Jakarta baru-baru ini. Kepala Subdirektorat Tarif Cu kai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sunaryo me nambah kan, pemerintah akan tetap jalan dengan PMK karena itu bukan dibuat dengan tan pa alasan, ada survei dan penelitiannya.

“Semua aturan di bikin dengan kajian, jadi harus jalan,” katanya. Menurut Sunaryo, penyeder hanaan tarif cukai juga memberikan kepastian usaha ke pada pa ra pelaku industri. “Ka mi melihat bahwa dengan penyederha naan itu, yang ma na di level II me mang di situ ber mainnya. Per saingan di situ, ya harus dia sa ja.

Pabrik yang memang bersaing di atas, ya, di atas jangan di ba wah seper ti itu,” ujarnya. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Ana lysis (CITA), Yustinus Prastowo, berharap pemerintah, ter utama Kementerian Keuangan, tidak berubah sikap. Menurut dia, PMK 146/2017 sudah s angat baik untuk mengatur layer tarif cukai rokok.

“Kalau kebi jakan fiskal ini tidak ada masa lah, hal yang baik harus di terus kan. Kebijakan ini benarbenar mengatur supaya ada kepa stian negara bisa mendapat uang dan dapat dihitung pelaku bisnis juga, sudah pasti mereka akan mengeluarkan berapa,” tuturnya.

rakhmat baihaqi