Edisi 16-05-2018
Mancini Resmi Besut Italia


ROMA – Siapa pelatih anyar tim nasional Italia akhirnya terungkap. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi telah menunjuk Roberto Mancini untuk membantu Gli Azzurri tampil pada Piala Eropa 2020.

Posisi pelatih timnas Italia sempat lowong setelah Gian Piero Ventura dipecat pada 15 November 2017. Dia didepak karena gagal membawa pasukan nya merebut tiket ke Piala Dunia 2018 di Rusia untuk pertama kalinya sejak 1958. Selama periode itu Luigi di Biagio dipercaya sebagai caretaker.

Sebelumnya sempat bermuncul an sejumlah kandidat pengganti mulai dari Massimiliano Allegri, Carlo Ancelotti, sampai Antonio Conte. Namun, tanpa diduga FIGC malah me milih Mancini. Ini cukup mengejutkan mengingat mantan pelatih Manchester City (Man City) itu tidak pernah masuk bursa.

”Roberto Mancini telah diangkat sebagai pelatih baru timnas Italia. FIGC telah mencapai kesepakatan dengan Mancini untuk memangku jabatan ini. Selanjutnya akan ada presentasi resmi,” tutur FIGC, dilansir skysport. Mancini bisa terpilih sebagai nakhoda baru timnas Italia karena sudah jadi pengangguran.

Ya, kontrak pelatih berusia 53 tahun itu telah dihapus Zenit Saint-Petersburg pada Minggu (13/5). Kabarnya dia bakal bertugas selama dua tahun ke depan hingga pagelaran Piala Eropa 2020 selesai. ”Mancini punya hasrat besar untuk menjadi pelatih timnas Italia.

Dia telah membuktikan hasratnya itu secara nyata. Itu juga sejalan dengan apa yang kami inginkan. Kami gembira, begitu juga Mancini,” ujar komisioner FIGC Roberto Fabbricini. Terpilihnya Mancini untuk membesut Ciro Immobile dkk memang agak mengejutkan.

Sebab, dibandingkan kandidat yang lain, prestasinya belakangan ini kurang memuaskan. Nyatanya, dia gagal membantu Zenit Saint-Petersburg menjuarai Liga Primer Rusia. Meski begitu, Mancini tetap dianggap layak menukangi timnas Italia.

Sebab, jika dilihat secara keseluruhan curriculum vitae-nya cukup bagus. Dia pernah membantu Fiorentina (2000/2001) dan Lazio (2003/2004) menjuarai Coppa Italia. Lalu, mendulang tujuh gelar bersama Inter Milan, termasuk tiga scudetto.

Ketika hijrah ke Inggris Man cini juga berhasil menolong Man City memenangi Liga Primer (2011/2012), Piala FA (2010/2011), dan Community Shield (2012). Selanjutnya menguasai Piala Turki (2013/ 2014) bersama Galatasaray.

Berbekal pengalamannya, Mancini diharapkan bisa membina sejumlah pemain muda Italia supaya siap tampil pada Piala Eropa 2020. Misi itu akan dimulainya dengan menyusun strategi untuk laga persahabatan kontra Arab Saudi pada Senin (28/5).

m mirza




Berita Lainnya...