Edisi 16-05-2018
Jaga Dapur agar Tetap Bersih


DARIPADA mesti membongkabongkar saluran air di dapur yang mampet karena lemak, lebih baik lakukan beberapa hal berikut ini agar sink atau tempat mencuci piring terhindar dari mampet .

Mood menyantap kudapan pasti akan hilang begitu Anda mencium bau tidak sedap yang berasal dari area pencuci piring di dapur yang bermasalah. Apalagi melihat kotoran-kotoran dan ampas makanan tergenang di bak cuci. Kasus bak cuci piring mampet memang bukan perkara baru.

Siapa pun pasti pernah mengalaminya. Masalahnya bisa jadi dari sistem pemipaan sink yang tidak tepat, atau tidak adanya wadah untuk menyaring ampas-ampas makanan tersebut.

Solusi untuk mengatasi masalah tersebut pun sangat beragam, mulai dari mengguna kan baking soda, obat pengurai mampet , hingga menggunakan bahan makanan seperti cuka dan beragam alternatif lain pun akan dicoba demi menghilangkan mampet di tempat pencuci piring.

Jurus-jurus ini memang terkadang ampuh. Namun, suatu saat kemungkinan besar risiko mampet akan terjadi kembali. Adi Rusmaraji, arsitek dari Jendela Putih Studio, mengatakan cara penanggulangan sink yang mampet adalah dengan memperbaikinya.

“Kalau mampet -nya masih di sink , lebih mudah diperbaiki. Cukup bongkar afurnya (bagian saringan sink ), lalu diber sihkan. Kemungkinan banyak sisa makanan di sana,” katanya. Nah, upaya penang gu langan seperti itu akan terus berulang bila Anda tidak menuntaskan masalah mampet tersebut.

Oleh sebab itu, sebelum menemui kasus ini, ada baiknya Anda melakukan upaya pencegahan penyaringan kotoran (afur ). “Penyaring kotoran ini ada yang terbuat dari plastik, ada pula yang terbuat dari stainless . Ketika membeli perangkat kitchen sink yang dilengkapi penyaring kotoran, sebaiknya pilih yang memiliki ukuran lebih panjang dan besar, serta berpori kecil dan rapat,” sarannya.

Fungsinya, agar bisa lebih banyak menampung sampah dan kotoran kecil juga dapat terperangkap di alat penyaring tersebut. Bila penyaring kotoran sudah diaplikasikan, namun tetap terjadi penyumbatan, coba periksa jalur pemipaan yang buruk.

“Pipa pembuangan sink umumnya berukuran 4 inci dengan menggunakan dia - meter ideal 112 inci. Kita bisa menambahkan asalkan jangan terlalu banyak tikungan atau cabang. Dengan begitu, pipa sink tidak akan menim bul kan masalah mampet ,” sebut Adi.

Selain itu, kemiringan pipa pembuangan juga perlu diperhatikan. Idealnya kemiringan pipa pembuangan 2%. Artinya setiap 1 meter panjang pipa, perbedaan ketinggian setiap ujungnya adalah 2 cm. Pemilihan material pipa sink juga mengurangi risiko mampet . Karenanya, pilih pipa saluran yang kuat dan tahan terhadap air, misalnya pipa berbahan PVC.

Pencegahan mampet sink di dapur juga dapat memanfaatkan bak penangkap lemak yang biasa disebut grease trap . Sesuai dengan namanya, bak penangkap lemak ini berfungsi menjerat lemak, kotoran, atau ampas makanan. Umumnya bak penangkap lemak ini memiliki 2 sampai 3 sekat.

Namun, ada pula bak penangkap lemak yang lebih sederhana, dan hanya terdiri dari 1 sekat dan 2 penyaring. Meski begitu, semua jenis bak penangkap lemak memiliki proses kerja yang sama. “Cara kerja bak ini cukup sederhana.

Tahap pertama air akan memasuki pipa saluran masuk dan akan menuju saringan pertama. Pada tahap ini kotoran dan sisa makanan akan disaring dan tinggal hanya air dan lemak.

Tahap kedua, air akan diteruskan menuju penyaring kedua, di tahap ini air dan minyak masih diendapkan di tahap kedua, tahap terakhir air yang sudah bersih diteruskan menuju saluran pembuangan,” tuturnya.

aprilia s andyna