Edisi 16-05-2018
Pengembang Kawasan Sub Urban Rilis Properti Baru


PEMBANGUNANproyek jalan tol Bogor-Ciawi- Sukabumi (Bocimi) bisa mendongkrak perkembangan bisnis properti di sekitarnya.

Salah satunya yang sudah melirik hal tersebut adalah PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), pengembang Rancamaya Golf Estate. Rencana pengoperasian tol Bocimi seksi 1 yang kurang dari 2 bulan lagi itu disambut baik oleh Rancamaya Golf Estate yang memiliki luas sekitar 400 hektare, lokasi perumahan ini pun hanya sekitar 700 meter dari pintu masuk tol Ciawi.

“Ruas tol Ciawi- Cigombong akan mengurangi kemacetan di jalur Jagorawi-Ciawi-Sukabumi, di mana titik kemacetan terparah ada di percabangan Puncak-Jalan Raya Sukabumi dan di perempatan Pasar Ciawi, karena dua koridor ini merupakan pertemuan kendaraan dari Bogor-Puncak-Jagorawi dan sebaliknya,” ujar Henny Hendrawan, Direktur PT Suryamas Dutamakmur Tbk, selaku pengembang Rancamaya Golf Estate.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat, seusai rapat identifikasi potensi daerah sebagai dampak dari pembangunan jalan tol Bocimi sebelumnya memperkirakan, tol tersebut akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat hingga 0,76% pada 2019.

Untuk menangkap peluang bisnis dari kehadiran tol Bocimi, Rancamaya yang dikenal sebagai kawasan permukiman mewah mulai membidik pasar menengah. Tahun ini SMDM akan melakukan pengembangan hunian distrik baru seluas 28 hektare yang merupakan landbank terakhir milik perusahaan di Rancamaya 1.

Distrik baru bertajuk Kingsville tersebut adalah bagian dari Rancamaya yang lokasinya paling dekat dengan akses ke pintu tol Bocimi dan Bogor Inner Ringrod (BIRR). Di sana rencananya dibangun enam kluster perumahan dan saat ini sedang dilakukan pengembangan untuk kluster yang diberi nama Salvador sebanyak 193 unit.

Tahap 1 dan kluster ini pun sudah habis dipasarkan pada bulan Maret lalu. Pada bulan Mei ini Rancamaya mulai memasarkan tahap 3 dengan harga mulai Rp670 juta. Sementara itu, setelah sukses memperkenalkan Symphonia, kawasan hunian baru seluas 200 hektare, PT Summarecon Agung Tbk, melalui unit usahanya Summarecon Serpong kembali menawarkan kluster ketiga, Rossini.

Kluster ini memiliki keistimewaan berupa pemandangan indah ke arah danau karena berada tepat bersisihan dengan Harmony Lake. Kluster Rossini melengkapi dua kluster yang telah diluncurkan dan mendapatkan respons positif sehingga berhasil terjual habis pada penjualan perdana, yaitu kluster Verdi dan Vivaldi.

Kawasan Symphonia menjadi ikon baru dari hunian modern berkonsep hijau dengan visi teknologi jauh ke depan. Total unit yang terjual sebanyak 138 unit dalam satu hari peluncuran. Rossini berada di lokasi premium Symphonia dan memiliki keistimewaan berupa pemandangan indah ke arah danau karena berada tepat bersisihan dengan Harmony Lake.

Kelebihan ini juga dilengkapi dengan banyak fitur modern, seperti panel surya, smart home system dan smart door lock untuk menambah kenyamanan dan rasa aman penghuni.

“Berbagai keistimewaan yang dihadirkan semakin menegaskan Rossini sebagai tempat yang tepat bagi keluarga untuk tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, kawasan ini sekaligus menjadi wujud dedikasi serta misi Summarecon dalam mewujudkan kehidupan yang seimbang,” tutur Magdalena Juliati, Executive Director Summarecon Serpong.

aprilia s andyna/rendra hanggara