Edisi 16-05-2018
Busana Mewah Bergaya Art Deco


TIGA desainer ternama Indonesia, Barli Asmara, Mel Ahyar, dan Norma Hauri menghadirkan koleksi busana yang terinspirasi gaya art deco dan nuansa glamor era 1920- an.

Ketiga koleksi ini ditampilkan dalam gelaran bertajuk Magnum Luxeperience. Menurut Head of Marketing RefreshmentPT Unilever Indonesia Tbk Amalia Sarah Santi, sesuai dengan kampanye Pleasure, Expertly Crafted , di pergelaran ini pihaknya menghadirkan es krim dengan varian rasa baru, yaitu Magnum Hazelnut Luxe.

Es krim ini merupakan perpaduan rasa sempurna cokelat khas Belgia berpadu hazelnut kualitas terbaik. Perempuan yang akrab disapa Sarah ini menerangkan dalam kesempatan ini pihaknya berkolaborasi dengan sederetan expert terbaik di bidang fashion, musik, dan juga desserts.

Untuk fashion, pihaknya mengedepankan warna violet sebagai royale color yang sedang menjadi tren terkini di industri fashion dunia. “Kali ini, kami merangkul tiga desainer kebanggaan Indo nesia, yaitu Barli Asmara, Mel Ahyar, dan Norma Hauri.

Ketiganya menampilkan koleksi terbaru mereka, yang seluruhnya expertly crafted untuk pergelaran Magnum Luxeperience ini,” ujar Sarah di Jakarta. Terinspirasi dari kelezatan cokelat Belgia dan rasa hazelnut yang mewah, ketiga desainer menampilkan 10 koleksi. Ketiganya menampilkan sentuhan desain art deco klasik era tahun 1920-an sebagai tema besarnya.

Barli Asmara menampilkan rancangan yang terinspirasi dari rasa hazelnut yang begitu kaya dan mewah. Hal tersebut dia tuangkan ke dalam karya fashion berpotonganmodern dan edgy yang dipercantik dengan detail menawan. “Detail yang saya gunakan, di antaranya fringe warna emas dan juga headpiece layaknya di film Great Gatsby ,” ujar Barli.

Midi dress pada era 1920-an yang glamor ditampilkan Barli dalam dominasi warna emas. Penggunaan teknik print dan lasercut menjadikan sejumlah dress ini menampilkan sisi modern. Sementara itu, Mel Ahyar mengusung konsepcouture dengan teknik dan detail berkualitas.

Kali ini Mel mempersembahkan rancangan ready to wear deluxe yang terinspirasi dari kelembutan pasta hazelnut yang buttery . “Saya menggunakan material raw cotton dan printing pada tule untuk menghadirkan nuansa glamor era 1920-an yang khas,” ujar Mel. Berbeda dengan Barli Asmara dan Mel Ahyar, Norma Hauri menghadirkan koleksi modest wear .

Dia menghadirkan style dan cuting classy pada koleksinya. Dominasi warna ungu dan emas, menurutnya, mampu mempresentasikan kemewahan dan kenikmatan cokelat Belgia. “Saya banyak menggunakan bahan seperti sequin, jacquard, tule, dan satin.

Bahan-bahan ini menghadirkan rancangan busana yang shopisticated ,” ujar Norma. Sebagai highlight utama dari acara Magnum Luxeperience , keseluruhan koleksi ini hadir di dalam sebuah fashion show megah yang diiringi secara live oleh sederetan pemusik papan atas Indonesia. Para pemusik papan atas tersebut di antaranya Afghan, Raisa, Rizky Febian, dan Sheryl Sheinafia.

dwi nur ratnaningsih