Edisi 17-05-2018
Remaja Jual Pacarnya Buat Modal Nikah


JAKARTA - Didesak menikah, seorang remaja pengangguran Soni Setiawan, 20, nekat menjual pacarnya Mega Yublina, 19.

Perbuatan bejat tersebut akhirnya terbongkar setelah Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggerebek keduanya. Keduanya diamankan saat hendak bertransaksi di salah satu hotel di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (13/5). Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Sa n - toso menerangkan, praktik ko - tor ini terdeteksi lewat website dan forum dewasa yang ter da - pat di dunia maya. Menurut dia, petugas mendapati keduanya memanfaatkan forum tersebut untuk bisnis haram prostitusi. “Rangkaiannya pemesanan dari website, deal , dan transfer. Nanti pelanggan yang me ru pakan pria hidung belang tinggal mendatangi lokasi per temuan saja dengan pekerja seks ko mersial (PSK)-nya,” ujar Eko kemarin.

Mengetahui adanya praktik prostitusi online , jajaran Res krim Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung menuju lokasi yang diduga kuat menjadi tem pat tran - saksi prostitusi oleh ke duanya. “Setiap sukses men ja ja kan pa - carnya sendiri, Soni minta uang tip Rp100.000 kepada pe mesan. Praktik ini sudah ber langsung cukup lama,” tambah Eko. Dalam setiap transaksi, kata dia, pemesan dipatok harga Rp700.000 untuk sekali ber hubung an badan. Dia me nam bahkan, selain meng aman kan ke dua - nya, dalam peng ge re bekan ter sebut polisi juga me nyita dua alat kontrasepsi yang sudah disiapkan oleh tersangka Mega.

Kasat Reskrim Polres Pe labuhan Tanjung Priok AKP M Faruk menambahkan kegiatan yang dilakukan Soni telah dilakukan sejak 10 bulan lalu. Bahkan pria asli Pademangan ini tak hanya menjual pacarnya sendiri, melainkan sejumlah wanita lain. “Nah soal hu bu ngan me reka. Soni dan Mega telah ting gal bersama sejak 2014,” ucap nya. Selama penjualan pacarnya dan wanita lain, Soni kerap menyisihkan keuntungan yang didapat untuk menikah.

“Namun ada juga yang dipakai untuk biaya hidup sehari-hari,” tam bah Faruk. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun lantaran dianggap melanggar Pasal 296 KUHP jo Pasal 506 KUHP tentang Jual Beli Wanita.

Yan yusuf