Edisi 17-05-2018
Danau Tasmania Kembali Pukau Pengunjung


Danau yang terkenal dengan sebutan Di sap pearing Tarn memukau para pendaki dan fotografer di Pegunungan Australia setelah terisi dengan volume air yang tak biasa.

Biasanya danau kering di Gunung Wellington, Tas ma - nia, itu tidak mudah terlihat. Danau ini digambarkan salah satu surat kabar lokal sebagai bagian dari cerita rakyat semak belukar. Hujan lebat yang terjadi pada Jumat (11/5) membuat danau itu kini terisi dengan air jernih dan berwarna biru ke - hijauan. Warga lokal men je las - kan, lokasi itu biasanya terisi air sekitar sekali atau dua kali se - tahun setelah hujan atau salju. “Gambar-gambar yang sa - ya lihat dalam dua hari terakhir menunjukkan danau itu terisi penuh yang tidak pernah saya lihat sebelumnya,” ka ta ranger Wellington Park, Ben Masterman pada BBC.

Dia menambahkan, “Ini bu - kan filter (rekayasa foto). Ini benar-benar warna itu. Itu biru yang luar biasa yang menjadi lebih intens dan safir serta le - bih memukau saat air semakin dalam.” Masterman menjelaskan, danau itu terbentuk di be ba tu - an sekitar setengah perjalanan menuju puncak gunung yang berketinggian 1.271 meter di atas permukaan laut. Fotografer asal Ir - lan dia James Spencer telah mendaki pe gu - nu ngan itu pada akhir pekan lalu. “Ini sekitar se ukuran satu kolam re - nang saat kami berada di sana dan memiliki kedalaman 3-4 ka ki. Ada perasaan tenang. Ini se perti yang Anda lihat di Ka - ribia, seperti air tropis yang can tik dan jernih,” kata dia. Danau itu pun semakin po - puler dalam beberapa waktu ter akhir.

Spencer menjelaskan, sekitar 30 orang lainnya berada di sana saat dia tiba. “Ini jelas bukan rahasia lagi,” kata dia. Masterman menyadari me - ning katnya minat publik pada lokasi itu. Dia pun mem pe ri - ngat kan para pengunjung untuk mempersiapkan diri se be lum mendaki. “Ini tempat pu blik se - hingga kami tidak me nu tupnya. Tapi hanya masalah wak tu se be - lum seseorang per gi ke sana tan - pa melakukan persiapan yang baik,” ujarnya. Dia me nam bah - kan, danau itu tam pak nya akan segera kering kembali.

Muh shamil