Edisi 17-05-2018
Kelapa Sawit Efektif Kurangi Kemiskinan


ROMA - Perkebunan kelapa sawit menjadi instrumen yang efektif untuk mengentaskan kemiskinan. Indonesia dan Malaysia adalah dua negara yang telah membuktikan hal tersebut.

Di Indonesia ada 17 ju ta orang yang bekerja di sek tor ke la pa sawit, sedangkan di Malaysia sedikitnya 2 juta orang. Fakta tersebut terungkap pa da acara konferensi internasio nal tentang pengentasan kemiskinan di Pontifical Urban University Vatikan di Ro ma, Italia, Selasa (15/5).

“Dari total 11,6 juta hektare (ha) perkebunan kelapa sawit In donesia, 41% di antaranya per kebunan rakyat. Ada 2,1 ju ta petani kelapa sawit di In do ne - sia,” kata Menteri Koor di na tor bidang Kemaritiman Lu hut Binsar Panjaitan dalam ke te - rangan tertulisnya kemarin.

Luhut yang menjadi salah sa - tu pembicara pada sesi High Le - vel Segment seminar ter se but menambahkan, sektor per - tanian sangat penting dan men - jadi tulang punggung per eko - nomian nasional. Pada sub sek - tor pertanian, kelapa sa w it me - ru pa kan penyum bang devisa eks por terbesar, ya itu sekitar 15,5 miliar euro atau lebih dari Rp250 triliun.

“Dari aspek penyerapan te - na ga kerja, ada 17,5 juta ma sya - rakat Indonesia yang be ker ja baik langsung maupun ti dak langsung di sektor kelapa sa - wit,” kata Luhut.

Selain Menko Ke ma ri tim an RI, pada sesi ini hadir pem bi cara lain, yakni Tan Sri Bernard Gi luk Dompok (Duta Besar Ma laysia untuk Vatikan), Kar di nal Peter K A Turkson (Gereja Ka tolik Vatikan), Alberto Tre visial (Rek tor Pontifical Urban Uni - ver sity), dan moderator Arif Ha - vas Oegroseno (Duta Be sar RI un tuk Jerman).

Seperti halnya Indonesia, negeri jiran Malaysia juga merasakan berkah kelapa sawit. Menurut Tan Sri Bernard G i luk Dompok, pada 2017 Ma lay sia tepat memasuki usia 100 ta hun membudidayakan kel a pa sawit.

“Sektor kelapa sawit tidak sa - ja menopang pertumbuhan eko - no mi, juga sarana social in clu sion dan environment pro tect ion,” kata Tan Sri Bernard Gi luk Dompok. Dompok mengatakan, pro - duk tivitas minyak sawit 10 kali le bih tinggi dibandingkan so ya - bean dan empat kali lebih ting gi dari bunga matahari.

yanto kusdiantono