Edisi 17-05-2018
Piala FABukan Target Utama


MANCHESTER– Phil Jones menjadikan final Piala FA kontra Chelsea, Sabtu (19/5), sebagai awal mengembalikan reputasi Manchester United (MU) musim depan.

Bek berusia 26 tahun tersebut bertekad membawa The Red Devilsmenjadi juara. Jones mengatakan, menjuarai Piala FA memang tidak mem buat MU menjalani musim fantastis. Namun, kemenangan di Wembley Stadium sangat penting guna menunjukkan timnya sudah berada di jalur tepat.

Maklum, musim ini MU hanya finis di peringkat 2 klasemen Liga Primer dengan 81 poin. Di Liga Champions, Antonio Valencia dkk tersingkir di babak 16 besar. Mereka juga gagal mem pertahankan Piala Liga setelah terhenti di babak kelima. “Bagi MU, kesuksesan itu adalah meraih gelar Liga Primer.

Mengenai piala atau kompetisi domestik lain, itu hanya sebagai tambahan lantaran kami selalu menginginkan lebih,” kata Jones, dilansir ESPN. Motivasi Jones kian besar lantaran saat MU menjuarai Piala FA tahun 2016, dia tidak ditampil karena cedera. Jones bahkan harus memendam hasrat nya bermain di final Super Eropa karena akumulasi kartu.

Kini, peluang Jones ber main terbuka lebar. Bersama Chris Smalling, dia tampil apik saat mematikan Harry Kane ketika MU berhadapan dengan Totten ham Hotspur di babak semifinal Piala FA. Karena itu, dia berharap mendapatkan kesempatan bermain di final Piala FA dan terpilih masuk skuad.

“Tapi, saya tidak tahu karena semua berada di tangan pelatih. Saya pikir saat ini belum ada pemain yang terjamin terpilih. Semua pemain bertarung untuk posisi inti setiap pertandingan, bukan hanya Piala FA,” tandasnya. Meski berambisi membawa MU meraih gelar Piala FA, Jones menyadari tidak akan mudah meraih kemenangan.

Menurutnya, Chelsea merupakan lawan tangguh dan memiliki peluang sama besar untuk tampil sebagai juara. Jones menegaskan The Red Devilsharus mengerahkan seluruh kemampuan terbaik guna memastikan kemenangan di London Stadium sekaligus meraih trofi ke-13 FA sepanjang sejarah MU.

“Kami adalah MU. Kami percaya dengan kualitas dan kekuatan yang diperlukan untuk memenangkan pertandingan,” sebutnya. Selain Jones, kewaspadaan tinggi juga dirasakan Ander Herrera. Dia menganggap Chelsea memiliki pemain-pemain berbahaya yang bisa memberikan ancaman.

Secara khusus gelandang asal Spanyol tersebut menyebut Eden Hazard sebagai peringatan serius bagi MU sehingga harus dihentikan. Herrera merupakan sosok yang berjasa mematikan Hazard saat MU mengalahkan Chelsea 2-1, Februari lalu. Kendati demikian, Herrera menganggap koordinasi tim yang baik menjadi hal terpenting untuk meraih kemenangan di final Piala FA.

”Saya memang menjadi protagonis ketika berhasil mematikannya. Tapi, jika pemain-pemain lain tidak melakukan pekerjaan dengan baik, Hazard akan leluasa masuk ke wilayah pertahanan kami,” tutur Herrera. Di sisi lain, Hazard yang men jadi perhatian khusus MU justru belum memutuskan apakah bertahan atau tidak di Chelsea pada musim depan.

Meski masih terikat kontrak hingga 2020, gelandang asal Belgia tersebut mengaku masih menantikan komitmen The Blues un tuk membangun skuad berkualitas. Kendati demikian, Hazard menegaskan hal itu tidak berpengaruh terhadap komitmennya.

Dia berjanji akan memberikan seluruh kemampuan terbaik demi membawa Chelsea mengalahkan MU sekaligus menjadi juara Piala FA. “Melawan MU adalah laga besar. Saya hanya ingin menang. Kami adalah Chelsea. Kami membutuhkan gelar di akhir musim ini. Saya belum pernah meraih Piala FA,” ungkapnya.

alimansyah