Edisi 17-05-2018
Butet-Owi Absen Kejuaraan Dunia


JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PB PBSI) memutuskan tidak mengirimkan ganda campuran andalan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ke Kejuaraan Dunia 2018.

Sebagai gantinya, PB PBSI menurunkan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susy Susanti mengatakan pasangan Butet-Owi, panggilan Tontowi/Liliyana, sengaja disimpan untuk merebut emas di Asian Games 2018.

“Kami sudah berunding dengan para pelatih. Kami memang punya target. Kami mempersiapkan Tontowi/Liliyana untuk Asian Games. Jarak waktu dari Kejuaraan Dunia ke Asian Games itu mepet. Kalau melihat usia, mereka tidak mungkin diforsir,” ujar Susy, dilansir Badmintonindonesia.

Di ajang yang akan berlangsung di Nanjing, China, mulai 30 Juli hingga 5 Agustus, selain Praveen/Melati, Indonesia juga akan menurunkan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. “Kami juga mau memberi kesempatan kepada Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati.

Jika ada slot tambahan, kami persiapkan Ronald (Alexander)/Annisa (Saufika). Sementara Ricky/Debby sudah dipastikan tidak akan berlaga di Kejuaraan Dunia 2018. Kami akan melihat apakah Ricky/Debby bisa lolos ke Asian Games, akan dipantau kondisi mereka, performa mereka, dan kebutuhannya seperti apa,” tutur Susy.

Misteri ganda campuran kedua di Asian Games masih belum bisa dipastikan oleh Susy. Slot pertama sudah pasti milik Tontowi/Liliyana yang ditargetkan meraih emas. “Ganda campuran kedua belum ditentukan. Kami masih mencari format terbaik.

Ada beberapa pilihan, apakah Praveen/Debby, Praveen/Melati, Ricky/Debby, atau Ronald/Debby. Kami akan memantau hasil di Malaysia Open,” katanya. Sementara di ganda putra, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tetap akan berlaga di Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018 yang akan dilangsungkan di Jakarta pada 19-28 Agustus 2018.

Meskipun jarak kedua turnamen cukup sempit, Susy yakin pasangan peringkat 1 dunia ini mampu mengatur kondisi mereka. “Pelatih yakin mereka konsisten dan fokus. Kevin/Marcus kan masih muda. Ini kesempatan buat mereka. Kedua turnamen ini sama-sama penting.

Sayang, untuk mereka lewatkan, apalagi belum pernah juara dunia. Kami percaya dengan Kevin/Marcus yang profesional, bisa menjaga diri, dan disiplin,” tandasnya.

sazili mustofa