Edisi 17-05-2018
Penasaran Melawan DeGale, Jack Ingin Tarung Ulang


TORONTO - Jawara kelas berat ringan WBA Badou Jack mengaku masih penasaran menghadapi James DeGale.

Jack ingin bertarung ulang dengan DeGale. “Jika DeGale naik kelas berat ringan dan memenangkan sejumlah duel, saya ingin menghadapinya,” ujar petinju berjuluk The Ripper itu, dilansir Sky Sports. Sebelum Jack naik ke kelas berat ringan, duel versus De Gale di kelas menengah super berakhir imbang. Jack gagal merebut gelar IBF dari tangan DeGale.

“Tarung ulang hanya bisa dilakukan di kelas berat ringan. Saya tidak mungkin tu run lagi ke kelas menengah su per. Jika ingin menghadapi sa ya, dia (DeGale) harus mau naik ke kelas berat ringan,” tandas Jack. Pada akhir pekan ini Jack akan kembali naik ring di Toronto, Kanada.

Dia akan menantang juara kelas berat ringan WBC Adonis Superman Stevenson. Jack sesumbar bakal mampu mengalahkan Stevenson. “Saya sudah memper siapkan diri dengan baik dan semua akan terjadi di atas ring. Saya kira dia (Stevenson) bukanlah hantu yang menakutkan.

Saya yang akan memenangkan pertarungan nanti,” kata Jack. Sementara itu, promotor Eddie Hearn mengaku segera bertemu petinjunya, Anthony Joshua, untuk membahas lebih lanjut potensi duel unifikasi melawan juara dunia kelas berat WBC Deontay Wilder.

Hearn berupaya melanjutkan negosiasinya dengan kubu Wilder untuk menuntaskan kemungkinan pertarungan. Pembicaraan dari kedua belah pihak menjadi lebih serius menyusul tawaran dari Wilder dan timnya yang memberikan jaminan USD50 juta kepada Joshua.

“Hal utama untuk Joshua adalah merencanakan pertarungan berikutnya. Saya baru saja meneleponnya beberapa saat yang lalu dan kami akan bertemu pekan ini,” kata Hearn, dalam program ‘Fight Night’ di TalkSPORT . “Percakapan sedang berlangsung dengan Wilder.

Joshua benar-benar ingin bertarung di Inggris. Tapi, jelas ini ada lah kesempatan besar untuk melawan Wilder di Amerika Serikat dan itu sesuatu yang kami pertimbangkan,” ujar Hearn. Menurut Hearn, hal itu merupakan salah satu masalah yang benar-benar membutuhkan waktu untuk dipikirkan matang-matang sebelum membuat keputusan.

“Kami tahu kami telah mendapat peluang besar untuk mencoba dan menjadi juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan di dunia. Dia akan senang melakukannya di Inggris. Tapi, kami memiliki tawaran yang menarik buat kami,” katanya.

Jika kesepakatan bisa dicapai oleh kedua belah pihak, kon tes pertarungan penyatuan ge lar kelas berat ini akan berlang sung pada musim gugur. Jika mengambil lokasi di Inggris, duel akan dihelat pada Sep tember. Namun, kalau berlangsung di Amerika Serikat, bisa November.

sazili mustofa