Edisi 17-05-2018
Frisian Flag Dorong Generasi Muda Biasakan Gaya Hidup Sehat


DALAM rangka menyambut perayaan Hari Susu Sedunia (World Milk Day ) pada 1 Juni mendatang, Frisian Flag menggelar beberapa kegiatan, di antaranya memperbaiki fasilitas olahraga delapan sekolah dasar di delapan kota, yaitu di Makassar, Pekanbaru, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Jakarta, Banjarmasin, dan Pelembang.

Perbaikan ini meliputi sarana olahraga yang sering digunakan anak-anak, seperti lapangan futsal dan basket. Rangkaian acara menyambut perayaan Hari Susu Sedunia 2018 oleh Frisian Flag dilaksanakan mulai 8-15 Mei 2018 di Makassar, Yogyakarta, dan Pekanbaru pada Selasa (8/5); Bandung pada Rabu (9/5); Jakarta dan Surabaya pada Jumat (11/5); Banjarmasin pada Senin (14/5); dan berakhir di Palembang pada Selasa (15/5).

Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F Saputro mengatakan, pihaknya percaya bahwa gaya hidup aktif melalui olahraga rutin penting untuk ditanamkan sebagai bagian dari aktivitas sekolah.

“Komitmen kami adalah membangun keluarga sehat dan kuat melalui kampanye Drink, Move, Be Strong yang mengajak anak-anak untuk minum susu setiap hari dan rutin berolahraga. Sekolah adalah tempat yang sangat penting karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sini.

Mempunyai sarana olahraga di sekolah yang memadai sangat membantu rutinitas anak-anak berolahraga. Sedangkan, perbaikan sarana olahraga dilakukan Frisian Flag sejak Maret 2018 di delapan kota dan telah dapat digunakan lebih dari 6.000 anak,” papar Andrew di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan, fokus Frisian Flag adalah menekankan gaya hidup sehat dan aktif pada anak-anak yang merupakan bagian dari edukasi publik melalui kampanye Drink , Move , Be Strong yang digelar sejak 2013. Kampanye ini bertujuan menyebarkan pesan tentang pentingnya kebiasaan minum susu dan rutin berolahraga bagi pertumbuhan yang optimal.

Hal ini didasari hasil studi South East Asian Nutrition Survey (Seanuts) yang diinisiasi Friesland Campina pada 2012 terhadap lebih dari 16.000 anak usia 6 bulan-12 tahun yang menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia mengalami berbagai permasalahan terkait kesehatan dan gizi, seperti gaya hidup kurang aktif, malnutrisi, kekurangan vitamin D, dan gangguan pertumbuhan fisik atau stunting .

“Kami menggunakan hasil studi Seanuts untuk terus meningkatkan edukasi tentang gaya hidup sehat dan aktif. Kami sangat senang hari ini bisa merampungkan perbaikan sarana olahraga dan bersama anak-anak menerapkan kebiasaan minum susu dan rutin berolahraga sambil menyambut Hari Susu Sedunia pada 1 Juni 2018,” ungkap Andrew.

Perbaikan lapangan olahraga di delapan sekolah dasar di delapan kota juga diisi diskusi tentang kebaikan gizi yang terkandung dalam susu, minum susu bersama, dan olahraga bersama guru dan siswa.

iman firmansyah