Edisi 23-05-2018
BI Siapkan Uang Tunai Rp188 Triliun


JAKARTA – Mengantisipasi libur Lebaran 2018, Bank Indonesia( BI) menyediakan pasok-an uang tunai sekitar Rp188,2 triliun.

Ketersediaan uang tunai ini jauh lebih tinggi daripada tahun lalu yang sebesar Rp167 triliun. Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan, Bank Sentral sudah menyiapkan uang tunai yang mencukupi untuk kebutuhan libur Lebaran yang semakin panjang. ”Karena libur Lebaran juga dan kita dalam kondisi siaga,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, kemarin Dia menjelaskan, kesiapan ini memang mengikuti budaya bangsa Indonesia yang lebih menyukai penggunaan uang tunai dalam konsumsi di Lebaran. ”Kita selalu siapkan uang tunai, sekarang kembali ke kultur Indonesia ya, meski ada GNTT (Gerakan Nasional Non Tunai) tapi lebih suka pegang uang tunai,” jelasnya.

Sebelumnya, penambahan pasokan uang tunai di Lebaran juga disiapkan bank lainnya. PT Bank Tabungan Negara (BTN) mengalokasikan dana senilai Rp43,6 triliun. Angka tersebut melonjak lebih dari 48% diban dingkan persiapan uang tunai tahun lalu yang mencapai Rp29,4 triliun. Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan kebutuhan uang tunai pada Ramadan selalu meningkat. Umumnya kebutuhan likuiditas tunai tersebut naik hingga 30% dari hari biasa. ”Tahun ini lebih tinggi karena kami prediksi untuk 36 hari selama Ramadan hingga usai Idul Fitri karena panjangnya cuti besar, adanya kebutuhan untuk biaya pendidikan untuk biaya masuk sekolah, dan pembayaran tunjangan hari raya,” kata Maryono.

Menurut Maryono, 30% dari dana tersebut atau sekitar Rp13 triliun akan dialokasikan untuk pengisian mesin ATM Bank BTN. Kemudian sisanya atau sekitar Rp30,6 triliun, dianggarkan untuk kas pada kantor cabang. Bank BTN tercatat memiliki 2.047 ATM dan terhubung dengan 10.000 jaringan ATM Link. Bank BTN pun memiliki 961 jaringan kantor untuk melayani nasabah perseroan di seluruh Indonesia. Maryono menambahkan, untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat pada libur cuti bersama, Bank BTN tetap memberikan layanan secara terbatas. Kantor cabang Bank BTN akan memberikan pelayanan secara terbatas sesuai dengan jadwal kliring yang diatur dari regulator.

”Pelayanan kepada masyarakat tetap diberikan dan tidak boleh berhenti. Kami tetap buka dan memberikan layanan secara terbatas sesuai dengan jadwal kliring dari regulator yang akan kami umumkan kemudian,” jelasnya.

Rakhmat baihaqi/ okezone