Edisi 23-05-2018
Hotel dan Resor Tawarkan Rate Spesial


JAKARTA –Pelaku usaha hotel dan resor mengantisipasi penurunan okupansi saat bulan puasa de ngan menawarkan harga (rate) spesial sepanjang Ramadan.

Menteri Pariwisata (Men - par) Arief Yahya mengatakan, se tiap memasuki bulan Rama - dan kegiatan terkait pariwisata di In do nesia sedikit mengalami ke le suan, ditandai menurun - nya jum lah perjalanan wisa ta - wan nusantara (wisnus) di Ta - nah Air dan turunnya jumlah kun jung an wisatawan manca - ne gara (wis man) mulai dari ASEAN mau pun negara-negara yang ma yoritas penduduknya ber aga ma Islam. Menpar mengungkapkan, pergerakkan wisnus selama bu - lan Ramadan turun 50% men - jadi 10 juta dari rata-rata nor - mal per bulan sebanyak 20 juta. Kendati demikian, penurunan ini terkompensasi dengan me - lon jaknya pergerakan wisnus saat libur Lebaran.

Penurunan juga terjadi pada kunjungan wis man saat Ramadan, misal - nya wisman asal Malaysia yang turun hingga 50%. Untuk mendongkrak kun - jung an wisman saat Ramadan, Kemenpar bersama industri pa - riwisata meluncurkan program hot deals Pesona Wisata Ra ma - dan, semacam penawaran pa - ket wisata dengan diskon hing - ga 50%. Atraksi wisata yang di - promosikan dalam Pesona Ra - madan meliputi wisata ziarah dan religi, baik ziarah kubur ke situs makam maupun kunjung - an ke masjid. “Program ini akan dijual juga ke pasar wisman terutama di negara-negara yang tidak sensitif terhadap puasa,” kata Menpar. Ketua Tim Percepatan Pe - ngembangan Pariwisata Halal Riyanto Sofyan berharap paket wisata Ramadan bisa menarik sekitar 60.000-70.000 wisman.

Menurut dia, salah satu ke ung - gulan Indonesia adalah terkait lamanya berpuasa Ramadan, yaitu hanya 12 jam, padahal di negara lain, seperti Inggris bisa 18-19 jam. Selain itu, sua sa nanya nyaman. “Di situ yang kita bisa jual, aktivitas experience di - tambah kenyamanan berpuasa dan ke unikannya,” tuturnya. Seperti diketahui, potensi wisata religi cukup besar. Tahun 2014 tercatat 12,2 juta wisa - tawan (peziarah) dengan 3.000 di antaranya merupakan wi - sman. Dari jumlah itu terjadi per pu taran uang di destinasi terkait sebesar Rp3,6 triliun dengan rata-rata jumlah pe - ngeluaran uang wisman men - capai USD450.000. Sementara itu, pelaku bisnis per hotelan juga mengantisipasi menurunnya okupansi dengan menggelar Jakarta Ramadhan Hot Deals.

Program yang ber - lang sung selama tiga pekan bulan Ramadan diikuti 15 tour operator dan 16 hotel ber bin - tang di Jakarta. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, pada bulan ini tren pariwisata Jakarta sedang memasuki low seasons ditandai turunnya kedatangan wisman khususnya dari negara ASEAN serta turunnya tingkat hunian kamar hotel berbintang. Pada 2017 misalnya, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Ja kar ta rata-rata per tahun 63,26% namun pada Ramadan hanya 59,88%.

“Dengan pro - gram ini semoga bisa mening - kat kan okupansi setidaknya sam pai 60% selama Ramadan,” katanya. Penurunan okupansi juga di - rasakan pelaku bisnis ako mo - dasi di kawasan puncak Bogor dan sekitarnya. Hotel Manager Alfa Resort Hotel and Con fe - rence Sofian Ginting menga ta - kan, saat Ramadan tingkat hu - nian di penginapan yang meng - usung konsep resor biasanya mengalami penurunan tajam. “Bisa turun sampai ke angka 15%, dari kondisi normal se ki - tar 35%,” ungkapnya. Sebagai antisipasi penu run - an tersebut, pengelola Alfa Re - sort yang berlokasi di Cisarua, Bogor, menawarkan promosi menarik, yaitu diskon hingga 50% rate untuk semua vila dan kamar, termasuk sahur dan tak - jil gra tis.

Selain itu, akomodasi yang memadukan konsep Fa mi - ly Re sort & Conference Hotel ini juga menawarkan harga spesial un tuk tamu rombongan, yaitu hanya Rp44.000 per pax untuk minimal 25 orang. Promosi yang akan berlangsung hingga 15 Juni diilhami dari banyak nya komunitas kerap meng ge lar kumpul bareng atau buka puasa bersama saat Ramadan.

“Cocok sekali untuk komu - ni tas atau perkumpulan, seper - ti komunitas arisan, ibu-ibu PKK, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, bahkan komunitas motor hingga perkantoran. Selain buka puasa bersama, me re - ka juga bisa salat tarawih bareng di area hall,” tuturnya.

Inda susanti