Edisi 23-05-2018
OCBC NISP Incar Penyaluran Kredit Tumbuh 15%


JAKARTA – PT Bank OCBC NISP Tbk menargetkan pertum buhan kredit sampai akhir ta hun dapat tumbuh pada kisaran 10% sampai 15%.

Hingga kuartal I/2018, pertumbuhan kredit (gross ) sebesar 17% (YoY) mencapai Rp110,7 tri - liun dari Rp94,5 triliun pada periode yang sama 2017. Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja me - nga ta kan, perseroan tidak me lakukan revisi target per - tum buh an kredit pada tahun ini, mes ki melihat kondisi saat ini per tumbuhan kredit cen - de rung belum terlalu tinggi. “Kami lebih ke mid point ya, tar get 10-15%, tetapi hara - pan nya mendekati 15%. Kalau pen dapatan domestik bruto (PDB) Indonesia lebih tinggi dari 5,1% harapannya kredit bisa naik juga,” kata Parwati usai buka puasa bersama di Jakarta, Senin (21/5) malam.

Pertumbuhan kredit per se - ro an diikuti dengan kemam - pu an menjaga kualitas kredit de ngan mencatatkan rasio kredit ber masalah atau non performing loan (NPL) gross sebesar 1,7% dan nett sebesar 0,7%. Ber da sar kan jenis peng - gunaannya, porsi kontri busi kredit modal kerja 45%, kre dit investasi 42%, dan kredit kon - sumsi 13%. Parwati menuturkan, per - tum buhan kredit diperkirakan akan meningkat di kuartal II ini. Se lain itu, momen Rama dan dan Lebaran juga akan men dong krak permintaan kredit. Oleh karena itu, Bank OCBC NISP optimistis dapat mem bu - ku kan pertumbuhan kredit se - suai rencana.

Ada pun target per tumbuhan da na pi hak ke - tiga (DPK), diri nya me nar get - kan masih bisa tumbuh se ki taran 10% pada kuar tal II ini. Hingga kuartal I, per se - roan berhasil membukukan DPK sebesar Rp121,1 triliun atau tumbuh 10% dari Rp109,7 tri liun. “Kalau kami cukup opti - mistis, sampai kuartal I masih cukup baik pertumbuhannya. Rasanya itu masih cukup kon - sisten selalu double digit tum - buh nya dan cukup merata, baik dari segmen korporasi mau pun ritel tumbuh double digit,” urainya. Di sisi lain, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah da na sebagai persiapan me - nyambut Lebaran. Untuk ta - hun ini, perseroan menyiap - kan dana tunai sebesar Rp2 triliun untuk keperluan Le bar - an nasabah perseroan.

Dana tunai tahun ini lebih ting gi jika dibandingkan dengan dana tunai persiapan Le - bar an tahun lalu yang hanya di kisaran Rp800-900 miliar. “Ini sudah disiapkan, apalagi libur - nya banyak. Sekitar Rp2 triliun untuk keperluan Lebaran,” ung kapnya.

Kunthi fahmar sandy