Edisi 12-06-2018
Maksimalkan Laga Pertama


WIEN – Neymar berharap dapat memberi kontribusi lebih besar kepada Brasil selama mengikuti Piala Dunia 2018. Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu bertekad menebus dosa empat tahun lalu dengan merebut gelar juara di Rusia.

Brasil kini bisa menatap Piala Dunia 2018 dengan penuh per - caya diri. Selain persiapan yang mumpuni, skuad La Selecao sudah dalam kondisi terbaik. Ya, Neymar yang sempat istirahat selama hampir tiga bulan akibat cedera metatarsal telah me - rumput lagi dan langsung mem - beri kontribusi. Sempat diragukan dapat pulih tepat waktu dan hadir di Negeri Beruang Merah, Neymar bisa tampil saat Brasil me - ngalah kan Kroasia 2-0 pada laga uji coba, Minggu (3/6). Baru turun pada menit ke-46, pemain berusia 26 tahun itu bisa men - cetak gol pada menit ke-69. Torehan serupa diulangi Neymar kala Negeri Samba menyambangi Ernst-Happel- Stadion, Minggu (10/6).

Masuk starting line-up, mantan bintang Barcelona itu menyumbang satu gol pada menit ke-63. Alhasil, pasukan Tite meraih kemenangan 3-0 atas Austria. Bagi Neymar, itu jadi gol bersejarah. Dia kini telah menyumbang 55 gol dari 85 laga bersama Brasil. Itu setara torehan legendaris Romario di posisi ketiga pemain tersubur Brasil. Namun, Neymar masih tertinggal 22 gol dari koleksi Pele yang sampai saat ini masih memuncaki klasemen. Neymar kini hanya perlu tujuh gol lagi untuk menyamai catatan Ronaldo dengan 62 gol.

”Anda harus percaya diri. Anda harus percaya pada mimpi. Anda bola berbicara, Anda orang Brasil, dan Anda boleh bermimpi. Kami selalu ber - mimpi dan bermimpi. Sebab, bermimpi tidak dilarang,” ucap Neymar, dilansir skysport. Kemenangan atas Austria menyempurnakan persiapan Brasil sebelum melakoni laga pertama penyisihan Grup E Piala Dunia 2018 kontra Swiss di Rostov Arena, Senin (18/6). Marcelo dkk kini belum terkalahkan selama 11 pertandingan beruntun, baik resmi maupun uji coba, yakni 8 menang dan 3 imbang. Neymar berharap dapat me - nerus momentumnya saat jumpa Swiss. Sebab, sukses pada partai pembuka bisa memudahkan jalan menuju babak gugur.

Terlebih dengan rekor yang harus dijaga. Ya, sejak Piala Du nia 1982 Brasil selalu meme - nangi partai pertama penyisih - an grup. Bahkan, pada edisi 2014 Neymar terlibat langsung. Kala bentrok Kroasia di Arena de Sao Paulo, Neymar melesakkan dua gol yang membuat Brasil unggul 3-1. Kenangan pahit empat tahun lalu turut pula memacu moti - vasinya. Ketika itu Brasil lolos ke semifinal dan jumpa Jerman. Sayangnya, Neymar tidak bisa tampil karena cedera. Parahnya lagi, dia harus melihat negara - nya dipermalukan 1-7.

”Saya tidak tahu sampai mana batasan Neymar. Dia pu - nya teknik yang bagus dan krea - tivitas mengagumkan. Ketika kami menempatkannya di area pertahanan lawan, dia jadi sangat mematikan,” ucap Tite. Selain Neymar, kehadiran Gabriel Jesus dan Philippe Coutinho juga menjadi senjata Brasil saat nanti meladeni Swiss. Soalnya, Jesus dan Coutinho ikut merobek jala Austria. ”Ini Brasil. Kami punya banyak pemain bagus. Kami semua sudah siap,” ucap Jesus.

M mirza