Edisi 12-06-2018
Infrastruktur FO Bisa Hasilkan PAD


BEKASI - Dibangunnya jaringan fiber optik atau serat optik (FO) oleh Dinas Komunikasi, Informastika, Persandian, dan Statistik di semua kecamatan di Kabupaten Bekasi diharapkan dapat menjadi sektor andalan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami telah keluarkan anggaran sangat besar, diharapkan pembangunan jaringan fiber optik (FO) bisa menghasilkan PAD untuk pemerintah,” ujar Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Senin (11/6). Menurut Eka, jaringan serat optik di wilayahnya menghabiskan anggaran miliaran rupiah. Saat ini fiber optik ini sudah ada di 23 kecamatan dan sebetulnya ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan PAD seperti dengan menyewakan ke pihak swasta, ke provider , industri, dan sebagainya. “Kami berharap semua pihak bisa menggunakan fasilitas pemerintah,” ujarnya.

Untuk itu, ke depan, Dinas Komunikasi, Informastika, Persandian, dan Statistik diharapkan mampu menyusun startegi untuk memaksimalkan potensi yang sudah ada agar bisa meningkatkan PAD Kabupaten Bekasi. Apalagi, gedung untuk fasilitas baru sudah bisa digunakan. “Tentu saja gedung baru semangatnya juga harus baru. Kinerjanya harus ditingkatkan dan potensi yang ada harus dipergunakan dengan sebaiknya-baiknya sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi dan menghasilkan pemasukan besar,” tandasnya.

Fiber optik milik Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini menjadi percontohan nasional karena Kabupaten Bekasi adalah salah satu wilayah di Indonesia yang mempunyai infrastruktur FO secara mandiri dan pertama di Jawa Barat sehingga menjadi percontohan pemerintah daerah lain.

Abdullah m surjaya