Edisi 27-06-2018
Perkenalkan Mandalika,TNI Gelar Maraton


JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap menggelar event kompetisi lari berskala internasional di Pantai Kuta, the Mandalika, Lombok, 23 September 2018.

Selain dalam rangka memperingati HUT ke- 73, event yang ditargetkan diikuti 10.000 pelari itu juga bertujuan memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Ketua Panitia Brigjen TNI Mo chamad Hasan (Kadisjasad) mengatakan, penyelenggara kompetisi lari berskala internasional bertema “ The Indonesia National Armed Forces International Marathon 2018” pada 23 September mendatang siap dilaksanakan.

Menurut dia, segala persiapan pergelaran sudah sangat siap. Apalagi penyelenggaraan ini bekerja sama dengan salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang destinasi wisata, ITDC.

“Jadi, bukan hanya peringatan HUT TNI, event dengan total hadiah Rp10 miliar ini bertujuan untuk mendukung pemerintah me-ngembangkan bibit pelari dan memperkenalkan destinasi wisata,” kata Mochamad Hasan di Jakarta kemarin.

Hasan menjelaskan, kompetisi lari yang terbuka bagi pelari Indonesia dan manca negara ini meliputi empat cabang kategori lari, yakni 5K untuk putra-putri pelajar dan nasional; 10 K untuk putra-putri master, nasional, dan TNI-Polri; 21 K untuk putra-putri master, TNI-Polri, nasional, dan internasional; serta 42 K untuk putra-putri nasional dan internasional.

Di samping besarnya hadiah yang disiapkan dalam pertandingan ini, para peserta juga dapat menyaksikan berbagai hiburan menarik seperti static demo atau pameran alutsista TNI dan persembahan kesenian-kesenian khas Lombok yang memukau. Para peserta bah kan akan dimanjakan dengan keindahan alam dan situssitus wisata bertaraf internasional, The Mandalika, Lombok.

“Juara pertama berkisar dari Rp55 juta hingga Rp146 juta untuk masing-masing kategori. Kami optimistis dengan dukungan dari berbagai komponen masyarakat, event ini dapat menumbuhkan perekonomian di Mandalika,” ujarnya. Jumlah peserta yang mendaftar sejak 9 Juni lalu, kata Hasan, sangat signifikan.

Tak ketinggalan, para atlet nasional dan internasional seperti Agus Prayogo, Atjong Tio Purnama, dan Odekta Vina akan hadir dan berpartisipasi memeriahkan komp etisi bergengsi tersebut. “Pendaftaran dibuka mulai 9 Juni lalu pukul 00.00 pada official website the Indonesia National Armed Forces International Marathon 2018 - www.tnimarathon.com,” ucapnya.

Agus Prayogo berharap event ini konsisten dan menjadi event tahunan yang digelar di Indonesia. Event akbar kali pertama ini sudah dimimpikannya sejak 10 tahun lalu. Menurut dia, olahraga lari bukan hanya mampu memberikan kesehat an, namun juga dapat mem perkenalkan destinasi wisata.

“Sejak 10 tahun lalu saya ber gabung dengan TNI dan telah mengikuti tujuh event lari mi liter di beberapa negara. Saya bermimpi kapan Indonesia bisa mengadakan event lari bertaraf internasional dan akhirnya sebentar lagi akan terwujud,” ungkapnya.

bima setiyadi