Edisi 08-07-2018
Kualitas SDM Faktor Besar Revolusi Industri 4.0


JAKARTA - Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor penting pengaruhi kebijakan Program Revolusi 4.0. yang dicanangkan oleh pemerintah.

Jika persoalan SDM tidak mendapatkan prioritas untuk dikembangkan maka akan menghambat proses pengembangan industrialisasi di tanah air. Sebelumnya pemerintah telah meluncurkan roadmap implementasi industri 4.0 dengan nama Making Indonesia 4.0.

Program ini sebagai antisipasi kecepatan perubahan industri saat ini. Pakar Inovasi yang juga Ekonom UI Fithra Faisal menilai masih ada yang perlu diperhatikan pemerintah sebelum bisa mengimplementasi industri 4.0 yakni faktor SDM. “SDM kita 70% kan SMA ke bawah, mereka tidak kompatibel.

SMK ini enggak siap kerja. Pemerintah harus bisa meningkatkan kualitas SDM yang mesti sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk bisa merealisasikannya, maka dibutuhkan perbaikan kurikulum,” ucapnya dalam diskusi polemik Sindo Trijaya FM di Jakarta, kemarin. Menurutnya, selama ini kurikulum pendidikan di Indonesia masih ketinggalan.

Kondisi tersebut, sambungnya, pekerjaan rumah pemerintah untuk menjawab tantangan industri. Fithra mengatakan Indonesia bisa unggul dengan tenaga kerja yang lebih produktif saat ini. Jika dibandingkan dengan Eropa yang kekurangan tenaga kerja karena usia produktif baru didapat pada 2025-2030.

“Jadi ini membuat Indonesia menjadi potensi negara besar. Karena SDMnya produktif,” jelasnya. Begitu pun dengan Founder perusahaan digital Idtalent, Putra Nababan yang mengatakan untuk mengikuti perkembangan revolusi industri Indonesia harus siap membuat sesuatu terobosan baru guna menghindari banyaknya pengangguran.

Dia mengatakan, anak muda harus menjadi pencetus terobosan tersebut, harus ada kolaborasi untuk memunculkan terobosan baru tersebut. “Kolaborasi tidak mungkin dilakukan orang yang punya jurusan yang berbeda, semua mahasiswa yang lulus harus sudah bisa menciptakan terobosan tersebut. Hal ini tentu tak bisa hanya dengan mengandalkan mahasiswa, tetapi juga kesadaran dari kampus,” ucapnya dalam kesempatan yang sama.

mula akmal