Edisi 08-07-2018
Pemutaran Perdana Koki-Koki Cilik, Tiket Sold Out


Film terbaru garapan rumah produksi MNC Pictures, Koki Koki Cilik , mendapatkan apresiasi luar biasa dari penonton film dari kalangan anak-anak dan keluarga.

Buktinya, pada hari pertama pemutaran serentak penjualan tiket pun sold out. Larisnya penjualan tiket ini lantaran hadirnya pemeran film Koki - Koki Cilik Morgan Oey dan Clarice Cutie. Mereka sukses membuat heboh penonton seisi bioskop ketika menggelar acara nonton bareng (nobar) di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan.

Acara nonton bareng film Koki - Koki Cilik ini pun dibagi menjadi dua bagian. Pertama pukul 17.00 WIB pengunjung bisa bertemu dan menonton bersama Clarice Cutie dan pukul 19.00 WIB pengunjung menonton bersama Morgan Oey. Berdasarkan pantauan KORAN SINDO , sejak pukul 17.00 WIB para pengunjung sudah memenuhi XXI.

Saat Clarice tiba, pengunjung yang didominasi oleh anak-anak itu pun tampak menyerbu dan menggerombol untuk berfoto bersama. Hal yang sama juga dialami Morgan. Morgan yang tiba pukul 18.30 WIB pun langsung menjadi sasaran pengunjung untuk berfoto bersama.

Melihat antusias penonton yang besar, pemilik nama asli Handi Morgan Winata itu pun mengaku senang lantaran kerja kerasnya selama ini diapresiasi. ”So far , aku dapat info dan feedback -nya dari tim sosmed, tim promo dan manajer, kalau misalnya di beberapa titik bioskop, bahkan hampir semua bioskop, (tiket film) sold out .

Mungkin karena mereka rindu juga film anak di Indonesia,” kata Morgan Oey di sela-sela nonton bareng pemutaran film perdana Koki- Koki Cilik di XXI Blok M Square, Jakarta, Kamis (5/7) malam. Morgan mengaku, hal ini menunjukkan bahwa kerja kerasnya selama ini diapresiasi dan berhasil menghibur anak Indonesia.

”Pokoknya senang sesuai ekspektasi, feeling aku enggak salah ambil proje ct ini. Sebenarnya yang bikin puas itu, saat mereka keluar bioskop lihat ekspresi yang sumringah,” kata mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Bina Nusantara ini. Antusiasme penonton dari kalangan anak-anak ini, kata Morgan, sudah sesuai ekspektasinya.

”Dari awal optimistis bahwa film ini akan menjadi film yang menghibur, seperti Laskar Pelangi dan Garuda di Dadaku . Dan itulah alasan saya kenapa ambil project ini. Di sini saya ditantang untuk belajar memasak dan menghargai makanan,” katanya.

Film Koki-Koki Cilik, menurut Morgan, juga tak hanya menyajikan petualangan seru anak-anak, juga ada edukasi dalam hal keterampilan memasak, yang mana dapat menginspirasi penonton anak-anak khususnya. ”Mas Ifa, sutradara, mengemas film ini dengan luar biasa indah.

Dia menyajikan petualangan berpadu sajian kuliner dengan balutan warna cerah pop up sesuai anak-anak. Ceritanya juga gak susah dicerna, memang benar entertaining dan gak harus mikir,” ucapnya. Aktor kelahiran Singkawang, 25 Mei 1990 ini mengungkapkan, sempat ragu dan bimbang ketika mendapatkan tawaran beradu akting dengan anak-anak.

”Jujur ini salah satu pertimbangan dan menjadi tantangan sendiri karena biasanya kan sama usia sepantaran, ini menjadi tantangan tersendiri bagi aku,” kisahnya tentang pengalaman syuting film ini. Namun, kekhawatiran itu hilang, begitu dia menjalani syuting dengan anak-anak.

Bahkan, Morgan sangat menikmatinya dan sukses memerankan tokoh master chef tersebut. Dirinya mengaku ketagihan bisa kembali beradu akting dengan para aktor dan aktris cilik lainnya. Bahkan dia berharap ke depan bisa kembali main bersama anak-anak di film selanjutnya.

thomasmanggalla