Edisi 11-07-2018
Pemilik Kapal KM Lestari Maju Tersangka


MAKASSAR– Setelah sempat dibantarkan, penyidik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya menetapkan pe mi lik KM Lestari Maju, Hendra Yuwono Njo, sebagai tersangka terkait tragedi kecelakaan KM Lestari Maju di perairan Selayar yang menewaskan 36 orang.

Hendra merupakan ter - sangka ketiga dan disebutsebut sejumlah pihak sebagai ak tor yang paling ber tang gung jawab atas insiden ke ce lakaan laut tersebut. Dua ter sangka lainnya yakni perwira Syah - bandar Pelabuhan Bira, Bu - lukumba, Kuat Marianto dan nakhoda kapal Agus Susanto.
”Hendra ditahan atas kesalahannya menyebabkan orang lain meninggal dunia dan atau mempekerjakan awak kapal tanpa memenuhi persyaratan kualifikasi dan kompetensi sebagaimana di - maksud Pasal 359 KUHP jo Pasal 310 subsider Pasal 135 UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Menurut dia, penahanan pria berusia 58 tahun itu dilakukan penyidik setelah memeriksa sedikitnya empat saksi tambahan. Selanjutnya dilakukan gelar perkara, dan Hendra pun resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam tra - gedi kecelakaan laut tersebut. Seusai ditetapkan, Direktur PT Lestari Maju Bersama itu lang - sung dijebloskan ke ta han an Polda Sulsel bersama dua ter - sangka lainnya.

”Sam bil me - nunggu proses penyidikan, tersangka ditahan hing ga 29 Juli mendatang,” terang Dicky. Ditemui terpisah, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono menerangkan perihal penyi - dik membatalkan status Hen - dra sebelumnya.

Menurut dia, pemilik kapal sejak awal di - pastikan bertanggung jawab, namun tidak langsung di ter - sangkakan lantaran belum ma suk proses gelar perkara. ”Ini yang lainnya masih pemeriksaan saksi-saksi, na - mun arahnya sebagai ter sang - ka. Intinya, pemilik kapal ha - rus kita jadikan tersangka.

Cuma belum masuk dalam ma teri gelar,” jelas Umar. Lebih lanjut, Umar menegaskan pihaknya akan terus mengusut seluruh aktor lain yang berperan di balik kecelakaan laut KM Lestari Maju. Jenderal bintang dua ini menggaransi anak buahnya tidak akan tebang pilih me ne - tapkan tersangka.

”Ini kor ban - nya banyak, harus ada yang bertanggung jawab,” jelasnya. Ditanya terkait surat rekomendasi persetujuan KM Lestari Maju yang dikeluarkan Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali tertanggal 3 No - vember 2016, yang beredar di media sosial, Umar mengaku akan menindaklanjutinya.

”Nan ti sebagai tambahan pe - meriksaan. Kita ambil alih pe - nangannya, tolong sabar dan tidak satu pun kita lindungi dan harus kena proses hu - kum,” pungkasnya. KM Lestari Maju awalnyaka - pal kargo buatan 1988 yang di - sulap menjadi kapal penumpang diketahui melakukan pengangkutan ilegal, melebihi maknifes yang tercatat, yakni139 orang. Sementara jumlah penumpang mencapai 242 orang denganrincian205penum pang selamat, 36 meninggal.

mustafa layong