Edisi 11-07-2018
1.800 Bangku SMPN di Bekasi Kosong


BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat sebanyak 1.800 bangku kosong usai proses pendaftaran ulang peserta didik baru SMP Negeri tahun ajaran 2018/2019.

Kekosongan ini disebabkan jalur afirmasi yang disiapkan masa seleksi Penerimaan Peserta Di dik Baru (PPDB) online selama satu pekan lalu kurang diminati. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, ribuan bangku di SMP Negeri masih kosong berdasarkan pendataan di setiap sekolah.

“Jadi, masih banyak pe luang warga Bekasi untuk men daf tarkan anaknya,” ujarnya, kemarin. Dalam seleksi PPDB online, Di nas Pendidikan setempat me nyiap kan lima jalur untuk mem pe rebutkan kuota bang ku SMP se banyak 14.934 sis wa. Lima jalur tersebut, yakni jalur umum d e ngan kuota 29%, jalur zonasi 40%, jalur afirmasi 25%, jalur mas lahat guru (JMG) 5%, serta jalur prestasi 1%.

Menurut dia, minat ter banyak dalam seleksi PPDB online ada lah jalur zonasi. Sementara ja lur afirmasi dan prestasi ma sih banyak peluang. “Mungkin ka - rena kuota lebih banyak jadi dianggap lebih besar peluang se - hingga warga lebih memilih ja lur zonasi,” ungkap Inayatullah.

Kekosongan bangku ini te - lah diumumkan Disdik Kota Be - ka si sejak Senin (9/7) di situs res mi PPDB online Kota Bekasi se h ingga warga bisa menge ta - hui peluang sebelum pen daf tar - an sesi kedua dibuka pada k e ma - rin hingga Kamis (12/7). “Un - tuk seleksi tahap kedua kami ha - nya buka jalur zonasi,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Ko ta Bekasi Ali Fauzi men j e las - kan, banyaknya bangku kosong usai pendaftaran ulang hasil PPDB online disebabkan dua hal , salah satunya calon peserta di dik yang lolos dalam seleksi ti dak melakukan daftar ulang ke sek olah yang dituju.

“Ada juga yang seperti itu, tapi sedikit,” ucapnya. Menurut dia, jalur zonasi me mang menjadi jalur favorit da lam seleksi PPDB online ta - hun ini. Selain peluangnya be - sar, kuota yang disiapkan juga le bih banyak dari jalur-jalur lain nya sehingga kuota tersisa ba nyak di jalur lainnya.

Jalur afir masi yang disediakan sekitar 25% dari jumlah total kuota se banyak 14.934 siswa, JMG 5%, dan jalur prestasi 1%. Ali menambahkan, di bukanya lagi jalur zonasi hingga Kamis (12/7) supaya bisa menampung warga di sekitar ling kungan sekolah yang belum terjaring se hingga warga yang tinggal di ling kungan sekolah dapat te r ja ring lebih banyak. “Jadi, ma sih ba nyak kuota untuk warga Kota Be kasi bersekolah di SMP Ne ge ri,” katanya.

abdullah m surjaya