Edisi 11-07-2018
Warga Terdampak Terima Bantuan Rp6,9 Miliar


KARO - Sebanyak 7.690 warga di tiga kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara menerima bantuan jaminan hidup korban bencana erupsi Gunung Sinabung dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp6,9 miliar.

Sejak 2014 hingga Juli 2018, pemerintah sudah menggelontor kan bantuan hingga Rp79 miliar. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan jaminan hidup Rp12 miliar, bantuan isi hunian tetap Rp4,4 miliar, santunan ahli waris dan luka berat Rp250 juta, ban tuan logistik darurat Rp6 miliar, bantuan beras Rp5 miliar, dan bantuan paket sembako Rp249 juta.

Kemudian, bantuan program penanggulangan bencana sosial Rp159 juta, bantuan program keluarga harapan (PKH) Rp25 miliar, dan bantuan pangan beras sejahtera Rp25 miliar. Bantuan tambahan lainnya adalah 2 mobil angkutan anak sekolah, 24.000 kg ikan makarel, 250 paket sepatu anak sekolah, 250 paket seragam, tas, dan alat tulis sekolah anak, serta 80 baju hangat dan 20 kursi roda.

Menteri Sosial Idrus Marham menjelaskan, penerima bantuan jaminan hidup korban bencana erupsi Gunung Sinabung ini merupakan bagian dari relokasi tahap 3. Mereka adalah warga dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Simpang Empat terdiri atas Desa Jeraya, Desa Pintu Besi, Desa Tiga Pancur, Desa Kuta Tengah, Desa Sukanalu Teran.

Selain itu, Kecamatan Namanteran yang meliputi dua desa yakni Sigarang-garang dan Ku-ta Gugung, sertaKecamatanTiganderket di Desa Mardinding. ”Gunakan uangnya untuk kepenting an keluarga dan semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup dan ekonomi warga terdampak erupsi Gunung Si nabung,” kata Idrus seusai menyerahkan bantuan kemarin.

Seperti diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mengalami erupsi cukup besar pada Senin, 19 Februari 2018. Erupsi memunculkan semburan awan panas hingga mencapai 5.000 meter lebih. Awan yang keluar dalam erupsi tersebut juga menyebar hingga radius 4,9 km ke arah selatan dan mencapai 3,5km ke arah timur dan tenggara.

neneng zubaidah