Edisi 11-07-2018
Kemenhub Jamin Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan


JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan jaminan pelayanan masyarakat tetap berjalan pasca kebakaran yang melanda Gedung Karya Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Minggu (8/7) lalu.

“Pelaksanaan tugas-tugas ke pemerintahan termasuk proses perizinan berjalan normal,” ujar Sekretaris Jen deral Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, kemarin. Kemenhub juga me nyampai kan belasungkawa sedalam-da lamnya pada keluarga korban me ninggal akibat mu sibah itu. Ter dapat tiga orang teri den ti fi ka si, yakni sa tu pegawai Ke men hub da n dua pe kerja yang se dang melakukan renovasi ruang an.

Se gala bia ya yang ter kait ke - peng urus an jenazah di tang - gung Ke menhub. “Kami mem be ri kan penghormatan un t uk bisa te rus menye leng - ga ra kan ma lam tahlilan hing - ga 7 ha ri,” ucapnya. Untuk korban-korban yang se lamat sudah bisa pu - lang, ti dak perlu dirawat di ru - mah sa kit. Korban selamat ter diri atas kar yawan Ke men - hub, ja maah Mas jid Al Hi da - yah Ke men hub yang berada di lan tai P6, dan pe k er ja re no - vasi.

Me nge nai pe nye b ab ke - ba karan, saat ini Ke men hub ma sih me nung gu hasil in ves - tigasi atau pe nyelidikan ke po - lisian. Pe tu gas telah me la ku - kan pe ne li tian dan pengum - pul an data-data. “Semoga bisa secepatnya ka - re na banyak kegiatan di Ge - dung Kar ya yang harus segera ki ta pu lih kan.

Saya juga tidak da pat me mastikan, tentu saja nan ti se telah data-data dari ke - po l i si an bisa digunakan mengam b il ke simpulan. In ti nya, ge - dung ini di lengkapi alat pendetek si ke ba karan,” ujar Djoko. Pascakebakaran gedung Ke men hub, para pegawai tetap be k er ja seperti biasa.

Ruang an pe ga wai yang te r ke - na dampak ke ba karan di alo ka - si kan ke ge dung lainnya. Ini di - sam paikan Ke pala Biro Ko mu - ni kasi dan In formasi Publik Ke menhub B ai tul Ihwan. “Masih dalam posisi pen ye li - dik an dan evaluasi. Hari ini ada se dikit karyawan yang ada di se - ki tar gedung.

Kita melakukan pe ng aturan pembagian ruang - an untuk melaksanakan kinerja yang tidak bisa menggunakan Ge dung Karya,” kata Baitul. Gedung Karya terdapat be - be rapa subsektor sehingga ha - rus segera dilakukan pe na ta an lo kasi kerja karyawan, se per ti Se kretariat Jenderal, Ins pek - to rat Jenderal, Direktorat Jen - de ral Perhubungan Darat, Laut, Uda ra, dan Perkereta apian.

Ja di untuk pengaturan ruang ke r ja nya sebagian di re - lo kasi ke Ja lan Medan Mer de - ka Timur, ada ju ga di Ke ma yor - an, dua gedung, yak ni Gedung Kar sa dan Cipta. Baitul mengungkapkan, dam pak kebakaran memang mem berikan pengaruh selain alo kasi kerja pegawai, yaitu pihak-pihak yang hari ini akan meng urus perizinan belum bisa di layani dengan maksimal ka re - na masih menata Gedung Kar - ya.

Selama ini Kemenhub telah me lakukan ketentuan sesuai stan dar operasional prosedur (SOP) seperti adanya pelatihan eva kuasi secara rutin dan ter se - dia nya fire sprinkler.“Perlu di ke - ta hui SOP sudah berjalan baik. Un tuk sementara kami belum bi sa menjelaskan secara detail ka rena masih evaluasi pihak ber wajib,” ujar Baitul.

ichsan amin