Edisi 11-07-2018
Sumber Inspirasi The Three Lions


MOSKOW –Inggris melenggang ke semifinal Piala Dunia 2018 tidak terlepas dari inovasi yang dilakukan Gareth Southgate.

Juru taktik berusia 47 tahun itu membuat The Three Lions begitu berbahaya dalam bola-bola mati. Kegagalan Southgate meng eksekusi penalti di semi - final Piala Eropa 1996 saat melawan Jerman membuat - nya begitu serius memper - siap kan Inggris je lang bentrok Kroasia dini hari nanti di Luzhniki Stadium, Moskow. Tapi, berdasarkan informasi yang beredar, sebelum bertandang ke Rusia, South - gate sudah menginstruksikan seluruh pemain Inggris melatih tendangan penalti sejak Maret. Southgate memang sengaja mempersiapkan dengan matang.

Berdasarkan analisis yang dilakukannya bersama staf pelatih Inggris terungkap bahwa 11% gol di Piala Dunia 2014 terjadi melalui set piece. Februari lalu, pelatih ke la - hir an Watford, Inggris, tersebut terbang melintasi Sa mu - dra Atlantik ke Amerika Seri - kat (AS) untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan NFL dan NBA. Kesibukan itu ternyata membuahkan hasil. “Kami harus melakukan se suatu yang berbeda dari se - belumnya. Kami pergi ke AS untuk melihat bagaimana cara tim NFL bekerja. Saya begitu terpesona dengan peng aturan penyerangan dan pertahanan mereka,” ucap Southgate, dilansir Skysport .

Kerja keras Southgate dan staf tidak sia-sia. Inggris mam pu mengalahkan Ko lom - bia 4-3 lewat adu penalti di ba bak 16 besar. Bukan hanya itu, efektivitas Harry Kane dkk begitu kentara di Rusia. Delapan dari 11 gol mereka tercipta melalui set piece . “Kami mengidentifikasi bahwa set piece adalah kunci kami di Piala Dunia 2018. Kami merasa itu merupakan sesuatu yang harus kami benahi,” kata Southgate. Senada dengan Southgate, Kane menilai eksekusi bola mati menjadi senjata utama Inggris. Bomber Tottenham Hotspur tersebut meng - ungkapkan pada sesi latihan bahwa staf Pelatih Allan Russell memberikan tips dan trik bagaimana cara memanfaatkan peluang.

“Russell melatih kami de - ngan sangat baik. Dia memberitahukan kami mengenai posisi bek-bek la - wan, penjaga ga - wangnya, dan ke lemahan mereka yang bisa kami eks - ploitasi,” ucap top skor sementara Piala Dunia 2018 itu. Keunggulan melalui set piece ten tu menjadi mo dal penting Inggris ter - utama saat menghadapi Kroasia di semifinal dini hari nanti. Ke - me nangan bakal me lo los - kan Negeri Ratu Elizabeth II ke final sekaligus memperbesar kans meraih gelar kedua setelah Piala Dunia 1966. Namun, The Three Lions tentu harus mempersiapkan rencana lainnya.

Inggris bisa memaksimalkan kecepatan yang dimiliki para pemainnya. Patut digarisbawahi bahwa mereka harus mening katkan berbagai aspek, terutama penyelesaian akhir. Ke ga galan Raheem Sterling memaksimalkan peluang saat Inggris me - ngalahkan Swedia tentu tidak boleh terulang.

Alimansyah