Edisi 11-07-2018
Bilic Yakin Kroasia ke Final


MOSKOW - Pertarungan Kroasia versus Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 dini hari nanti membuat banyak pihak begitu antusias, termasuk Slaven Bilic.

Mantan pelatih Kroasia di Piala Eropa 2008 itu optimistis Kroasia bakal lolos ke final. Meski begitu, juru taktik berusia 49 tahun tersebut mengaku berada dalam situasi dilematis. Pasalnya, Inggris adalah rumah kedua bagi Bilic. Maklum, dalam karier sepak bolanya, Bilic tercatat pernah memperkuat dua klub Liga Primer, yakni West Ham United (1996-1997) dan Everton (1997- 1999). Setelah pensiun, dia pun sempat melatih West Ham (2015- 2017). Kendati menghormati Inggris, Bilic tetap menjagokan negaranya. Dia yakin Kroasia mampu mengalahkan Inggris di Stadion Luzhniki, sekaligus melenggang ke final Piala Dunia.

Keyakinan Bilic didasari pengeta - huan yang dimilikinya mengenai Kroasia. Bilic merupakan mantan bek andalan Kroasia era 1992-1999 dan menjadi bagian Vatreni yang meraih tempat ketiga Piala Dunia 1998. Total, dia mengoleksi 44 caps dan menyumbangkan tiga gol. Selain itu, Bilic, yang merupakan gitaris band Rock Rawbau, pernah menangani tim nasional Kroasia U-21 (2004-2006) dan Kroasia (2006-2012). Karena itu, tidaklah mengherankan jika Bilic sangat mengenal kekuatan Kroasia. Terlebih para tulang punggung Kroasia saat ini seperti Luka Modric, Vedran Corluka, Ivan Perisic, Mario Mandzukic, dan penjaga gawang Danijel Subasic adalah mantan anak asuhnya.

“Saya tidak bisa berbohong. Perasaan saya akan sekitar 50-50 atau bahkan 99% Kroasia dan 1% untuk Inggris. Saya sangat suka Inggris, tapi 100% saya mencintai negara saya. Saya ingin Kroasia mencapai final Piala Dunia per - tamanya,” ungkap Bilic, dilansir Daily Mail. Bilic mengatakan Kroasia memiliki kekuatan yang merata, terutama di sektor tengah. Dia menilai keberadaan Modric dan Ivan Rakitic bakal menjadi motor utama serang - an Kroasia untuk menghancurkan Inggris.

“Modric dan Rakitic adalah dua gelandang terbaik dunia saat ini. Namun, seluruh anggota tim Kroasia patut diwaspadai oleh siapa pun. Inggris memang lawan berbeda ketimbang Denmark ataupun Rusia. Mereka memiliki pemain-pemain cepat. Kroasia harus merencanakan semuanya dengan baik. Tapi, Kroasia berpotensi untuk menyu - litkan Inggris,” paparnya. Mengenai mentalitas, Bilic meng anggap Kroasia sudah teruji dengan baik, terutama ketika meng a lahkan Denmark dan Rusia melalui babak adu penalti.

Meski tenaga cukup terkuras, dia yakin pasukan Zlatko Dalic mampu menghadapi tekanan sebesar apa pun. “Sebelumnya kami khawatir kalah adu penalti melawan Denmark. Tapi, Kroasia menunjukkan sesuatu yang berbeda. Mereka memiliki cara untuk memenangkan pertandingan. Mereka menunjukkan hal sama melawan Rusia. Inggris memang memiliki waktu istirahat lebih banyak dan itu sebuah keuntungan, Namun, jangan pernah meremehkan kami. Kami sangat percaya diri,” paparnya.

Alimansyah