Edisi 11-07-2018
Fantastis,Tiket Capai Rp48 Juta


SAINT PETERSBURG – Semakin menarik dan hebohnya babak semi final Piala Dunia 2018 berdampak pada harga tiket.

Meroket nya jumlah penonton membuat harga tiket menjadi fantastis. Tiket pertandingan Kroasia versus Inggris dilelang mulai dari USD2.000 atau setara Rp28,7 juta untuk kategori 1 sektor A116– row 30. Ada juga yang menawarkan tiket yang berbeda pada pertandingan yang sama, yaitu Kroasia kontra Inggris dengan harga yang bervariasi: kategori 1 sektor A116–row 30 dengan harga USD1.800, kategori 3 sektor D222–row 11 dengan harga USD1.300, kategori 4 sektor B261–row 1 dengan harga USD1.100. Harga fantastis sangat jauh dari harga normal saat pertandingan grup di kategori 3 sektor S228 yang hanya USD105.

Sementara tiket harga final dibanderol Rp48 juta per tiket. Melambungnya harga tiket tidak membuat warga Rusia resah. Pasalnya, tim Rusia hanya menjadi penonton setelah gagal lolos ke semifinal. Penjualan tiket tersebut digelar face to facemaupun melalui chatting-an grup antarsesama. Menjadi pertanyaan besar kenapa tiket semifinal dan final tersebut dijual mahal? Jawabannya, suporter yang timnya tidak lolos ke semifinal seperti Rusia, Swedia, Brasil, Uruguay Denmark, Portugal, dan Spanyol membeli tiket terusan hingga ke final. Berhubung mereka malas menonton pertandingan semifinal karena tidak ada tim kesayangan, mereka pun menjual tiket yang sudah dibeli.

“Saya sengaja membeli tiket semifinal ini karena saya pikir Rusia akan masuk semifinal. Tapi, ternyata mereka harus pulang. Awalnya saya yakin Rusia sebagai tuan rumah bisa sampai ke final sehingga saya membeli. Tapi, kenyataannya berbeda dan saya akan jual tiket ini,” ujar fansberat Rusia yang mengaku kecewa karena tim kesayangannya tidak masuk semifinal. Berbeda dengan penjual tiket yang diajak berdiskusi di chatting-an grup. Dia sengaja menjual tiket yang dimiliki ternyata keuntungannya lumayan besar.

“Menjual tiket dengan harga yang lumayan mahal, kenapa tidak? Tohsaya masih bisa menonton juga di fan fast. Menonton di sana tidak kalah heboh dengan menonton di stadion. Jadi, bagi saya tidak ada masalah dan sama saja menonton di lapangan langsung atau tidak,” tandasnya.

Ade Irma Elfira
Laporan Koresponden KORAN SINDO, Moskow