Edisi 11-07-2018
Generasi Baru Pemain Terbaik Dunia


MOSKOW– Partai semifinal Inggris melawan Kroasia bukan hanya menandakan pergelaran Piala Dunia 2018 mendekati puncak.

Pertandingan itu juga bisa menjadi panggung calon pemain terbaik di lapangan hijau. Sudah lebih dari 10 tahun dunia sepak bola hanya didominasi dua pemain, yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Sejak La Pulgameniti karier bersama Barcelona pada 2005, perhatian publik selalu tertuju kepadanya. Hal serupa dialami Ronaldo. Bakatnya ketika masih membela Sporting CP membuat Pelatih Sir Alex Ferguson merekrutnya menjadi pemain Manchester United (MU) pada 2003. Mulai saat itu, gelandang serang asal Portugal tersebut kerap menjadi buah bibir. Ini terjadi karena Messi dan Ronaldo dianggap pemain terhebat pada generasinya.

Keduanya selalu tampil luar biasa dan hampir setiap mu sim meraih gelar bergengsi. Saking hebatnya, titel Ballon d’Or alias pemain terbaik se jagat silih berganti diraih mereka. Selama lebih dari satu dekade, pencinta sepak bola terus menganggap Ronaldo dan Messi memiliki kualitas lebih tinggi di antara pesepak bola lainnya. Sekalipun ada talenta-talenta yang menjanjikan, sinar mereka tidak pernah bisa mengalahkan keduanya. Karena itu, sudah saatnya mengubah paradigma ini. Dan, babak 4 be sar Piala Dunia 2018 menjadi momen tepat untuk melakukannya. Apa lagi, Ronaldo dan Messi sudah tersingkir dari Rusia.

Ronaldo beserta Portugal dan Messi dengan Argentina terhenti di fase 16 besar. Ya, duel Inggris kontra Kroasia di Luzhniki Stadium, Moskow, dini hari nanti bakal menyajikan aksi sejumlah pemain yang di kemudian hari bisa saja mengakhiri dominasi Ronaldo dan Messi. Inggris membawa armada yang seluruhnya berkompetisi di dalam negeri. Mereka satu-satunya peserta Piala Dunia 2018 yang tidak diperkuat pemain dari klub asing. Skuad Inggris berasal dari 11 klub Liga Primer seperti Everton, Manchester City, Tottenham Hotspur, Leicester City, MU, Liverpool, Stoke City, Arsenal, Chelsea, Crystal Palace, dan Burnley.

Di antara mereka terdapat pemain yang pu nya bakat menjanjikan seperti Harry Kane, Marcus Rashford, Raheem Sterling, atau Dele Alli. Kiprah mereka layak dinanti mengingat telah membantu The Three Lionsmelaju hingga ke semifinal untuk pertama kali selama 28 tahun. Kane memamerkan ketajamannya dengan merebut predikat top skor sementara dengan enam gol dari empat pertandingan. Ya, bomber Tottenham itu juga sanggup mendulang 30 gol dari 37 partai Liga Primer musim 2017/2018. Jika Kane bisa meneruskan hegemoni itu dan membantu Inggris melaju ke final serta menjadi juara lagi setelah edisi 1966, bukan tidak mungkin bakal menjadi kandidat utama peraih Ballon d’Or, menyingkirkan Messi dan Ronaldo. Apalagi, dia masih berusia 24 tahun.

Alli juga patut dijadikan calon pemain terbaik masa depan. Berusia 22 tahun, rekan setim Kane itu punya skillmumpuni. Di Liga Primer, dia mampu menyumbang sembilan gol bagi Spurs. Sementara di Piala Dunia sudah mencetak satu gol. Bagaimana dengan Rashford? Performanya di Rusia kurang mengesankan. Tapi, dia berkembang cukup pesat. Walau belum mencetak gol, penyerang Setan Merah berusia 20 tahun itu meme - nuhi ekspektasi ketika men - jadi algojo adu penalti. Lalu, Sterling sudah mencatat satu assist. Selain Inggris, Kroasia juga punya amunisi yang berpotensi menjadi pemain terbaik sejagat.

Kehadiran Luka Modric dan Ivan Rakitic menjadi alasan mengapa Vatrenibisa tampil sempurna, termasuk ketika menyingkirkan tuan rumah pada perempat final. Sebelum be rangkat ke Rusia, Modric sempat mem bantu Real Madrid menjuarai Liga Cham - pions untuk ketiga kali secara beruntun. Lalu, di Piala Dunia 2018, dia membu kukan dua gol serta satu assist. Kemudian Rakitic datang ke Negeri Beruang Merah setelah memenangkan Primera Liga dan Copa del Rey 2017/2018 bersama Barcelona. Momentum itu diteruskan dengan mencetak satu gol bagi Kroasia.

Sebenarnya masih ada sejumlah nama dari tim lain yang punya potensi menjadi pemain terbaik di dunia. Prancis punya Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, dan Paul Pogba. Sementara Belgia memi - liki Kevin de Bruyne, Romelu Lukaku, dan Eden Hazard.

M mirza