Edisi 11-07-2018
Karaoke di Bus Inggris


SAINT PETERSBURG - Mendengarkan musik adalah salah satu cara yang efektif untuk relaks dan melepas stres.

Tak heran kita sering menemui atlet, termasuk pesepak bola, yang menikmati musik dengan menggunakan headphone jelang pertandingan atau saat berada di bus tim. Tapi, mendengarkan musik lewat headphone ha - nya bisa dinikmati sendiri. Tim nasional Inggris mengakali agar musik bisa menjadi alat perekat kekompakan Harry Kane dkk. “Kami pasang musik di bus, seperti karaoke, sele pas pertandingan atau je lang atau setelah latihan. Se kadar melepas ketegang an supaya relaks,” ujar bek The Three Lions - juluk an tim nas Inggris -Eric Dier, jelang pertandingan semifinal Piala Dunia kontra Kroasia di Cronwell Park Hotel Pepino, Saint Petersburg, kemarin.

Inggris akan meladeni Luka Modric dkk hari ini di Luzhniki Stadium, Moskow. Lalu, apa lagu yang diputar untuk karaoke? “Banyak lagu yang saya tidak tahu, ka - dang-kadang suaranya tidak jelas sampai ke belakang. Saya selalu duduk di bela - kang,” kata punggawa Tot - ten haam Hotspur tersebut. “Entah soundsystem-nya yang kurang bagus atau apa,” imbuhnya, seraya tertawa. Biasanya, kata Dier, suara nyanyian pemain akan sema - kin kencang ketika bus me - ma suki stadion. “Benar-benar membangkitkan se mangat, bikin mood bagus. Setiap orang memang punya cara sendiri-sendiri untuk berekspresi, tapi semua suka musik,” sambung pemain yang fasih berbahasa Portu gal itu.

Dier mengatakan, pada dasarnya semua orang suka musik dan bernyanyi. Hal menyenangkan itu cukup untuk mengusir letih atau bahkan ketegangan yang akhirnya berdampak pada kekompakan tim. “Kami sangat menikmati itu,” kata pemain yang mam - pu bermain dengan sangat baik di posisi gelandang ber - tahan, bek tengah, dan wing back itu. Apalagi, The Three Lions bakal bersua Kroasia, tim yang menunjukkan performa amat baik di Piala Dunia.

“Kroasia bukan hanya Modric. Mereka memiliki banyak pemain hebat. Modric memang sangat berpeng aruh bagi tim. Tapi, ka - mi harus melihat mereka se - bagai tim. Pelatih kami (Gareth Southgate) sudah menge tahui apa yang harus dilakukan untuk meredam Kroasia,” papar pria berusia 24 tahun itu.

Hanna farhana