Edisi 12-07-2018
LRT Tersambung ke Tanah Abang


JAKARTA –Pembangunan light rail transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrom tetap berjalan sesuai dengan jadwal meski ada pergantian kepemimpinan di PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Pemprov DKI bahkan memastikan melanjutkan LRT hingga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur DKI Jakar ta Sandiaga Uno mengatakan, pergantian Direktur Utama PT Jakpro Satya Heragandhi dipastikan tidak memengaruhi proyek penugasan PT Jakpro terhadap penyelenggaraan Asian Games Agustus 2018.

Dia optimistis pembangunan LRT yang baru sekitar 80% dapat rampung sebelum Asian Games. Bahkan dia memasti kan kelan - jut an fase II Velodrom-Tanah Abang tetap terlaksana. Adanya LRT Kelapa Gading- Velodrom diteruskan ke Tanah Abang bisa mempersingkat wak tu tempuh mencapai 35 menit dengan kecepatan 80 km/jam.

Ini merupakan sesuatu yang me narik untuk masyarakat ber pindah haluan dari kendaraan pribadi menjadi naik LRT atau transportasi berbasis rel. Mengenai pergantian Satya ke Dwi Wahyu Daryoto yang sebelumnya menjabat sebagai direktur Manajemen Aset PT Pertamina, menurut Sandi, itu hal yang wajar untuk penyegaran sebuah perusahaan agar menjadi lebih baik.

Sosok Dwi di mata Sandi adalah orang yang berprestasi dan memiliki ba nyak pengalaman, pernah di peme - rin tahan, BPKP, dunia usaha, memimpin salah satu perusahaan konsultan akuntansi ter baik di dunia, yaitu BWC (Bilodeau, Wells & Company). “Pak Satya tetap membantu kami khusus LRT.

Jadi tidak akan ada keterlambatan meski ada pergantian direksi,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Dia mengaku sudah lama mengenal sosok Dwi bukan 1-2 tahun, melainkan lebih dari 10 tahun. Komitmen, kapasitas, dan pengalamannya diyakini dapat meningkatkan PT Jakpro.

“Salah satu keinginan kita terutama soal penataan aset. Jakar ta ini pekerjaan rumah terbesar dari Badan Pemeriksa Ke uang an (BPK), yaitu pengelolaan aset,” ungkapnya. Menurut Satya, PT Jakpro diberi tanggung jawab menyelesaikan proyek penugasan untuk Asian Games, yaitu LRT, are na balap Velodrom, sertaare nabalap kuda Equis trian.

Seluruh penugasan sudah men capai 99% dan masuk ta - hap finishing kecuali LRT yang baru 80% akibat lambatnya proses adminis trasi sebelum pelaksanaan pem bangunan dimulai. LRT hanya ting gal me - nunggu pene tap an tarif. PT Jakpro mengusulkan Rp10.800 dan telah direkomendasikan Dewan Trans portasi Kota Jakarta (DTKJ) kepada Guber nur DKI Jakarta Anies Baswe dan agar dapat diputuskan bersama dengan DPRD.

Dia mengaku masih menunggu keputusan Pemprov DKI untuk mengelola proyek penugasan lantaran berada di dalam aset Pemprov DKI. Namun pemprov sebagai pemilik saham justru menggantinya melalui RUPS. “Masalah itu kan bukan karena kita siap enggak siap kelola aset Pemprov DKI.

Tapi semuanya harus diputuskan ter - lebih dulu agar kita dapat me - nyusun strategi. Aset ter sebut tetap dapat meng hasi lkan divi - den setelah Asian Games ram - pung,” ujar Satya. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik me - nilai positif adanya pergantian jabatan direksi di PT Jakpro.

Sebab dia menilai banyak ke - jang galan dalam membangun LRT mulai dari harga Rp1,2 triliun per kilometer hingga tidak jelasnya trayek yang di - bangun hanya sepanjang 5,6 km dari Kelapa Gading ke Velo - drom. Bahkan dia sempat ber - kali-kali mengusulkan agar DPRD segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki kejanggalan ter - sebut. “Pansus tetap jalan.

Itu masak Rp1,2 triliun perkilometer dan termahal di dunia. Ngapain dilanjutkan ke Tanah Abang kalau mahal kayak gitu. Pansus dulu saja deh ,” katanya. Terkait usulan tarif LRT Velodrom-Kelapa Gading sebesar Rp10.800, menurut Taufik, hal tersebut terlalu mahal. Orang pasti akan memilih naik ojek online.

Dia mengaku belum mendapatkan usulan tarif yang akan dibahas. “Mana usulan tarifnya, belum sampai ke kita (DPRD DKI). Jangan sampai subsidi dulu kalau belum jelas penumpangnya,” ujarnya.

bima setiyadi