Edisi 12-07-2018
Picu Kemacetan, CFD Kota Bogor Ditiadakan


BOGOR - Program hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Kota Bogor ditiadakan.

Hal itu lantaran CFD kerap menimbulkan ke ma cetan pada jalur sistem satu arah (SSA) lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor, tepatnya Ja lan Ir H Juanda, Jalan Jalak Ha rupat, Jalan Pad - jajaran, dan Jalan Otista. Kegiatan CFD Kota Bogor di sepanjang Jalan Raya Jenderal Sudirman sempat ditutup sejak 6 Mei lalu.

Alasannya, karena lokasi CFD kerap dijadikan ajang pro mosi dan kampanye politik. Ren ca - nanya kegiatan CFD akan dibuka kembali pada 24 Juni. Namun, hingga saat ini CFD yang selalu dipadati ribuan warga Kota Bogor itu ternyata ditiadakan hing ga batas waktu belum di tentukan.

“Karena melihat situasi dari masyarakat itu sendiri, perta - ma dari keadaan jalan bahwa itu jalan bukan untuk berdagang,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya seusai peringatan HUT Bhayangkara di Markas Kodim 0606, Kota Bogor. Jika alasannya untuk berolahraga, kata dia, ada fasilitas di Lapangan Sempur yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan itu.

“Saya kira kalau hanya untuk olahraga cukup kita arahkan ke Sempur,” ujarnya. Bukan hanya sampah, persoalan kemacetan juga menjadi pertimbangan penu tupan CFD di Kota Bogor hingga saat ini. “Saat CFD banyak pe dagangnya, sa mpah berse rak an, dan itu penyumbang ke ma cetan di SSA,” ujarnya.

Jika kegiatan CFD dilaku kan sejak subuh hingga pukul 06.30 WIB, pihaknya mem pertimbangkan CFD untuk dibuka kem bali. “Kami melihat dari kenyamanan. Jalan raya itu dipergunakan untuk lalu lintas, kalau CFD dimulai dari habis azan subuh sampai pukul 06.30 WIB, oke. Tapi kalau pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB itu crowded ,” katanya.

Seperti diketahui, ke pu tus-an meniadakan CFD itu di la kukan selama satu bulan mulai dari tanggal 6 Mei-17 Juni 2018. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rachmawati menjelaskan CFD akan kembali di bu ka pa da 24 Juni. “Ya, kami juga menginformasikan kepada war ga Kota Bo gor, CFD akan diaktifkan kembali pada 24 Juni 2018,” ujarnya.

haryudi