Edisi 12-07-2018
Polisi Tembak Dua Begal Sadis, Satu Tewas


TANGERANG - Satu dari dua pelaku begal sadis tewas ditembak mati oleh petugas kepolisian. Tindakan tegas tersebut untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Dari informasi yang dihimpun, begal sadis bersenjata api yang tewas ditembak anggota Polrestro Tangerang Kota di ketahui bernama Riski alias Gendut, 18. Pria asal Lampung Timur ini terpaksa ditembak karena melawan petugas. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan Gendut me rupakan pemain lama.

Meski usianya masih sangat muda, tapi pengalamannya memetik kendaraan bermotor di jalan sudah puluhan kali. Rekam jejak kejahatannya cukup panjang. “Aksi kawanan begal ini sangat sadis. Mereka tidak pernah segan melukai korbannya, baik dengan senjata api maupun menggunakan senjata tajam,” kata Harry di Kamar Jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin.

Dia menyebutkan, kawanan begal ini biasa beraksi di wilayah Kota Tangerang dan menjual motor hasil curiannya melalui grup Facebook. Hingga kini su - dah puluhan jenis motor ber - hasil dijual kawanan itu melalui jejaring media sosial tersebut. “Total pelaku ada tiga orang. Dua sebagai pemetiknya dan ku - rir, satu lagi sebagai penadah.

Pelaku pertama yang berhasil kami tangkap bernama Yogi di Te luk - naga. Kedua Gendut, dan ketiga Opang yang menjadi pe na dah - nya di Serang, Banten,” ujarnya. Dari tangan Yogi dan Gendut, polisi berhasil menyita dua unit sepeda motor. Sedangkan dari tangan Opang, polisi menyita tujuh unit motor aneka jenis lengkap dengan STNK aslinya.

“Saat ketiga pelaku ditangkap, kami melakukan pengembangan ke pelaku lain yang dalam pencarian berinisial AM. Tetapi, pelaku Gendut melakukan perlawanan dan langsung diberikan tembakan tegas. Pelaku meninggal di rumah sakit,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polrestro Ta - ngerang Kota AKBP Deddy Su - priadi menambahkan, ka wan - an pelaku begal asal Lampung itu sangat meresahkan warga. Mereka biasa beraksi di Negla - sari, Benteng, dan Gading. “Dalam menjalankan aksinya, kawanan ini tidak pernah pandang bulu.

Mereka mengincar korbannya secara acak, pria, wanita, dan anak-anak. Mo dus yang digunakan ke lom - pok ini adalah melukai kor ban - nya dengan senjata api dan senjata tajam,” ujarnya. Dari tangan ketiganya, petugas berhasil mengamankan tujuh unit motor, uang tunai sebesar Rp2,7 juta hasil penjualan motor, dua unit hand - phone , satu kunci letter T, dan tujuh lembar STNK asli motor yang berhasil dibegalnya di jalanan Kota Tangerang.

“Para pelaku dijerat pasal berlapis. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” katanya. Di tempat terpisah, Tim Cobra Kepolisian Resor Metro - politan Bekasi juga menembak satu pelaku begal seusai beraksi di toko sayuran, Pasar Marakas, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Tersangka Ahmad Fauzi alias Oji, 23, terpaksa dilum - puh kan timah panas lantaran saat disergap berusaha mena - brak petugas. Sebelum di tem - bak, Tim Cobra sempat me la - kukan aksi kejar-kejaran de - ngan pelaku. Bahkan, tersangka Oji sempat menabrak petugas yang berusaha meng ha dang - nya dari arah berlawanan.

Oji sempat terjatuh sedangkan re - kannya Jantuk mampu me lo - loskan diri dari kejaran petugas. “Satu pelaku kami lum puh - kan di bagian betis, satu pelaku lainnya masih buron,” kata Kapolres Metro Bekasi Kom bes Pol Candra Sukma Kumara. Menurutnya, tersangka di - lum puhkan di Kampung Muara Sepak, Desa Muara Bakti, Ke - camatan Babelan.

Candra menjelaskan, terungkapnya ka wan - an ini berdasarkan informasi mengenai aksi kedua pelaku. Petugas kemudian melakukan penyisiran di jalur Sungai CBL (Cikarang Bekasi Laut). “Tersangka Oji yang terpojok berusaha menabrak pe tu gas, dan menjatuhkan diri lari ke dalam semak-semak,” ujar nya.

hasan kurniawan/ abdullah m surjaya