Edisi 12-07-2018
Tiket dan Hadiah Mengalir untuk Tim Sepak Bola Babi Hutan


LONDON - Dunia terus diliputi kegembiraan dengan selamatnya 12 anak dan pelatih tim sepak bola Wild Boars (Babi Hu tan) setelah terjebak di dalam gua yang banjir selama 17 hari.

Tawaran tiket menonton pertandingan sepak bola, kaos tim nasional, serta tur keluar negeri pun mengalir ke anak-anak tersebut. Bocah-bocah itu pun segera menjadi selebritas baru yang dipuji seluruh dunia, mulai dari Italia dan Spanyol hingga Inggris dan Brasil.

Gelandang Pra n cis Paul Pogba menyebut 13 orang itu sebagai para pahlawan ha ri itu dan mendedikasikan ke me - nang an Prancis melawan Bel gia de ngan skor 1-0 pada bocah-bo - cah itu. Kemenangan itu telah me m bawa Les Bleus me nuju fi - nal World Cup untuk per tama ka li dalam 12 tahun.

“Ba gus anak-anak, kalian sa ngat kuat,” tweet Pogba. Inggris ber temu Pran cis dan meng ha dapi Kroa - sia dalam semifinal di Moskow. Dua anggota tim Three Lions, Kyle Walker dan penjaga g a wang Jack Butland berjanji me ngirim ha diah kepada bocah-bocah Thai land itu. Walker meng ung - gah tweet gam bar seorang bocah di gua yang mengenakan kaos me rah Ing gris dan meminta ala - mat un tuk mengirim mereka kaos tim nas Inggris.

“Berita luar bia sa bahwa semua anak-anak Tha i land itu keluar gua dengan se lamat!” kata Walker. Mantan penyerang Real Mad rid, Inter Milan, dan Brasil, Ro naldo juga sebelumnya me - nye mangati anak-anak itu agar kuat menunggu penyelamatan. Ada pun pemain sepak bola Aus - tria Christian Fuchs juga turut gem bira dengan kabar se la mat - nya anak-anak itu.

Yayasan Spanish Side Bar ce - lona telah mengundang bocahbocah itu menghadiri tu r na - men internasional akademi klub itu dan menonton per ta n - din gan di Stadium Nou Camp. Li ga sepak bola Spanyol La Liga ju ga mengundang tim Babi Hu - tan untuk menonton per tan - ding an saat kondisi kesehatan me reka telah benar-benar pu - lih.

“Jika saatnya tepat, dan se - mua orang siap, saya secara pri - ba di mengundang anak-anak dan pelatih menghadiri per tan - ding an La Liga,” kata Presiden La Liga Javier Tebas.

“Kami ingin menjamu mereka dan ber - bagi dengan mereka ke gem bi ra - an sepak bola dan saya harap ini da pat membantu setelah ke ja - di an beberapa pekan lalu,” pa - par Tebas. La Liga ingin meng - undang tim Babi Hutan itu me - nonton sebanyak mungkin para pah lawan sepak bola mereka ber aksi secara langsung.

Bocah-bocah dan mereka yang tu rut menyelamatkan ju ga da pat mengikut perjalanan mu sim ini ke “Theatre of Dreams” atau di se - but Old Tra f ford, ru mah tim rak - sa sa Inggris Man ches ter United. “Ka mi akan se nang me nyam but tim da ri klub se pak bola Wild Boars dan para pe nyelamat me re - ka,” tweet Man chester United.

Sebanyak 13 orang yang ber - hasil diselamatkan itu rata-rata ke hilangan bobotnya 2 kg se la - ma 17 hari di bawah tanah. Mes - ki demikian, mereka tidak me - nun jukkan tanda-tanda stres aki bat lama di dalam gua. “Dari pe nilaian kami, mereka dalam kon disi bagus dan tidak stres. Anak-anak itu dirawat dengan baik saat di gua.

Sebagian besar bo cah itu kehilangan bobot ratarata 2 kg,” kata Thongchai Ler t - wi lairattanapong, ins pek tur De - par temen Kesehatan Thailand. Para orang tua dan empat bo - cah pertama yang diselamatkan pa da Minggu (8/7) telah dapat ber temu, tapi harus menge na - kan pakaian pelindung dan ber ja - rak 2 meter sebagai langkah pen - ce gahan.

Thongchai menj e las - kan, satu dari kelompok ter akhir yang diselamatkan pada Se lasa (10/7) mengalami in fe k si parupa ru dan mereka semua men da - pat vaksinasi rabies dan tetanus. Perdana Menteri (PM) Tha i - land Prayuth Chan-ocha me min - ta publik memberi waktu dan ruang untuk anak-anak itu agar da pat pulih kesehatannya.

Seperti diberitakan, anakanak itu menyusuri gua setelah la tihan sepak bola pada 23 Juni. Me reka terjebak banjir di dalam gua akibat hujan deras di luar gua. Mereka hilang selama sem - bi lan hari sebelum ditemukan dua penyelam asal Inggris pada 2 Juli. Mengeluarkan mereka da ri gua menjadi upaya yang sa - ngat sulit karena harus terlebih du lu mengajari mereka men ye - lam dan melintasi medan gua yang sangat sulit.

syarifuddin