Edisi 12-07-2018
Teknologi Baru untuk Segmen LCV


PTMichelin Indonesia, meluncurkan produk ban terbarunya, MICHELIN XCD 2. Ban ini dirancang khusus untuk ken daraan angkutan ringan atau light commercial vehicle (LCV).

Seperti halnya mobil penumpang (passenger ), penjualan mobil niaga (commercial ) di Tanah Air tumbuh 39,25%. Hal inilah yang mendorong industri pendukungnya agresif mengembangkan teknologi terbaru. President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller menyebutkan dengan menggunakan MICHELIN XCD 2, para pelaku usaha di Indonesia diharapkan dapat memperoleh manfaat maksimal melalui tingkat keamanan berkendara dan efisiensi yang lebih baik.

“Kami menghadirkan MICHELIN XCD 2 untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha agar kegiatan usahanya memberikan manfaat yang optimal,” kata Fritz. Michelin Indonesia menghadirkan ban terbaik berdasarkan hasil riset pasar. Riset dilakukan dengan mendatangi para pemilik Mitsubishi L300 di pasarpasar tradisional di berbagai kota. Hasil riset ini dikomunikasikan dengan tim R&D Michelin di Thailand dan Jepang. Peningkatan mobilitas ken - daraan komersial di Indonesia tidak terlepas dari semakin menggeliatnya perekonomian Indonesia, terutama di sektor logistik. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia 2017 meningkat hingga 5,07%.

Pada tahun yang sama, laju pertumbuhan produk domes - tik bruto (PDB) berdasarkan lapangan usaha, khususnya di sektor transportasi dan per gu - dangan yang erat kaitannya dengan bisnis logistik men - capai 8,49% dibanding tahun 2016 yang hanya 7,45%. Hal tersebut membuktikan bahwa kendaraan komersial semakin dibutuhkan guna mendukung logistik nasional yang terus meningkat. “Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan memiliki wilayah yang sangat luas, kendaraan komersial memiliki peran strategis dalam sistem logistik nasional,” kata Fritz. Sebagai ban untuk kenda - ra an komersial, MICHELIN XCD 2 menghadirkan sejumlah fitur unggulan, yaitu kombinasicompound .

Lapisan luar yang keras berasal dari 100% karet alami yang melindungi lapisan casing dan lapisan dalam yang lebih lunak terbuat dari karet sintetis yang mampu mengurangi panas. Selain itu, MICHELIN XCD 2 bead yang kuat, tambahan 5 kawat baja, daya tahan bead lebih baik serta tidak mudah rusak pada saat pemasangan maupun pelepasan ban. Menggunakan lapisan karet di bagian bawah sidewall , bead lebih kuat 45%, sidewall yang lebih kokoh membuat handling lebih stabil. Manajer B to B PT Michelin Indonesia Ricki Agus mengatakan, Michelin XCD2 menggunakan kompon beberapa lapis.

“Kompon pertama 100% menggunakan karet alam yang keras. Kompon kedua menggunakan kompon karet sintetis saat membawa muatan banyak dan berat, sekaligus mengurangi panas pada ban, lalu lapisan cushion ,” kata Agus. Lapisan karet alam yang keras ini melindungi lapisan dalam yang lebih lunak yang terbuat dari karet sintetis. Agus juga menyebutkan, diame ter benang pada MICHELIN XCD2 50% lebih besar dan 50% lebih kuat dibandingkan XCD, mem - bantu mendinginkan ban. Dengan lapisan karet di bawah sidewall pada XCD2, membuat kendaraan lebih nyaman saat handling sehing - ga lebih stabil.

Michelin XCD2 mendapatkan tambahan 5 kawat baja sehingga daya tahan bead menjadi lebih baik dan membuat ban tidak mudah rusak saat dilakukan pemasangan berkali-kali untuk kebutuhan rotasi berkala.

Anton c