Edisi 21-07-2018
Perekrutan Dosen Olahraga Perlu Diperketat


YOGYAKARTA – Perekrutan dosen olahraga harus diper ketat agar bisa meningkatkan lahirnya atlet berprestasi dari perguruan tinggi.

Nantinya, proses perekrutan tidak hanya mencari dosen yang pintar da lam teori, juga harus berbakat dalam olahraga. Hal ini lantaran untuk bisa melahirkan atlet berprestasi dari perguruan tinggi, maka harus ada dosen olahraga yang memiliki kemampuan tinggi dalam mentransfer ilmu keolahragaan.

Dengan demikian, dosen olah raga yang baik tidak hanya me ngerti teori, tapi harus me - ngetahui juga tentang praktik di lapangan. “Dosen olahraga ha - rus bisa melahirkan olahra ga - wan kelas dunia,” kata Direktur Dirjen (Dirjen) Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) Kemen te rian Riset Teknologi dan Pen didikan Tinggi (Kemen ris tek dikti) Ali Ghufron Mukti di sela Kirab Obor Asian Games 2018 di Pa - gelaran Keraton Nga yog ya karta Hadiningrat, Kamis (20/7).

Ali berharap, seleksi dosen olahraga di perguruan tinggi harus melalui proses yang ketat. Seleksinya harus bertujuan menghasilkan lulusan yang me - miliki daya saing kompetitif, unggul, kreatif, dan inovatif. Oleh karena itu, calon dosen tidak hanya harus menguasai teori olahraga, tapi memiliki skill dan penguasaan teknik ber - olahraga yang benar.

Dia menerangkan, meski be - lum ada wacana merekrut man - tan atlet sebagai dosen, tapi be - berapa kampus seperti Uni ver - sitas Gadjah Mada dan Uni ver - sitas Trisakti sudah melakukan perekrutan. “Yang jelas, ke ma rin itu baru pemikiran (angkat atlet sebagai dosen), namun be lum menjadi kebijakan,” ujar nya.

Terkait dengan Asian Ga - mes, Ali berharap, Indonesia bi - sa menggunakan kesempatan emas ini agar sukses menjadi tuan rumah dan juga meraih pres tasi di lapangan. Menurut dia, suksesnya kom petisi olahraga ini tidak ha - nya akan menu larkan semangat berolahraga sehingga masya ra - kat akan semakin sehat, tapi juga akan berdampak kepada perekonomian bangsa.

Sementara Wakil Ketua Ko - misi DPR Abdul Fikri ber pen - dapat, memang sebaiknya pe me - rintah merekrut dosen olah raga yang memiliki prestasi olah raga. Tidak hanya prestasi nasio nal, jaring juga atlet Tanah Air yang memiliki prestasi in te r nasional meski dia hanya pernah men jua - rai satu cabang olahraga saja.

“Dosen olahraga se baiknya yang me - miliki pres tasi olahraga, meski hanya satu cabor (cabang olahraga) saja,” jelasnya. Politikus Par - tai Keadilan Sejahtera ini me - ngatakan, pe me rintah sebaik - nya juga mem berikan pem bi - naan khusus ke pada atlet yang berpotensi men jadi dosen ini.

neneng zubaidah