Edisi 21-07-2018
Waspadai Perubahan Cuaca Di Tanah Suci


MEKKAH –Ribuan calon jamaah haji (calhaj) asal Indonesia terus berdatangan di Tanah Suci untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Jamaah diimbau mewaspadai cuaca ekstrem agar ibadah haji berjalan lancar.

Gelombang pertama calhaj dari sejumlah embarkasi di Ta nah Air sejak 17 Juli lalu hingga kemarin terus berdatangan di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah, Arab Saudi. Tercatat hingga kemarin sudah ada 18.579 calhaj yang telah tiba melalui 46 kelompok terbang (kloter).

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah M Khanif menjelaskan, para jamaah akan berada di Madinah selama sekitar delapan hari untuk beribadah di Masjid Nabawi dan melaksanakan arbain. Khanif meminta parajamaah mewaspadai perubahan cua ca. “Jamaah berada di Kota Madinah dengan cuaca saat ini berkisar 41 derajat Celsius.

Karena itu, saat berangkat maupun pu lang dari Masjid Nabawi harus tetap meng gunakan alas kaki agar kaki tidak melepuh,” kata nya saat ditemui di Mekkah kemarin. Jamaah diimbau tidak perlu panik lantaran tidak mene mukan alas kaki saat mau pulang dari Masjid Nabawi. Petugas haji dari Indonesia yang berjaga di pintu-pintu keluar masjid telah menyiapkan sandal secara gratis.

“Jika sandal dibawa te - man atau tidak ditemukan, to - long segera menghubungi pe - tugas untuk meminta sandal gra tis agar bisa kembali ke pon - dok an dapat kembali dengan aman,” tandasnya. Selain itu, untuk meng hin - dari terserang heatstoke akibat cuaca yang cukup panas maka para jamaah diminta memakai payung, menggunakan penutup kepala (topi), kacamata, dan senantiasa membawa bekal air minum.

“Kami sudah arahkan ke pada para petugas kloter yang ada di Daker Madinah agar mem berikan imbauan ini ke - pada jamaah,” lanjut Khanif. Kadaker Mekkah Endang Jumali menambahkan, ada hal penting yang harus diwaspadai dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini bila dibandingkan de - ngan tahun-tahun sebelumnya.

Musim haji kali ini berada pada musim panas. ‘’Musim panas. Pada saat wukuf di Arafah nanti suhu diprediksi 51-53 derajat Celsius. Kalau sekarang-sekarang ini masih 41 derajat,’’ ujarnya. Endang mengingatkan jama - ah agar senantiasa menjaga kan - dungan cairan dengan rutin mi - num air putih.

Sosialisasi mengenai hal ini terus dilakukan. ‘’Kita terus mengingatkan agar jamaah minum air minimal 8 botol sehari. Di sini, meskipun tidak merasa haus, sebenarnya ada potensi de - hidrasi’’ ujar Endang. Sementara untuk pelayanan katering diberikan pada siang dan malam hari.

Khususnya pa da malam hari, didis tribusikan m u - lai pukul 18.00 dengan tu ju an agar jamaah bisa mengon sum si makanan sebelum salat Magrib di Masjid Nabawi. Kha nif kem - bali mengingatkan ke pada ja ma - ah untuk segera me ngonsumsi makanan yang su dah disiapkan panitia, sebelum pukul 22.00 Wak tu Arab Saudi (WAB).

Hal itu penting karena me - nu rutnya bila makanan tidak se gera dimakan akan basi, arti - nya sudah tidak layak makan. Karena itulah pentingnya so - siali sasi makanan dari tim ka - tering ke jamaah. “Saya sam pa i - k an kepada seluruh jamaah un - tuk mengonsumsi makanan ma lam sebelum menuju masjid dan tidak boleh dimakan batas waktu layak konsumsi pukul 22.00,” tegas Khanif.

Adapun pelayanan kon sum si di Daker Madinah meliputi wel - come drink 1 botol air mineral un - tuk 600 mil, kudapanpagi be ru - pa roti, makan siang 18 kali, ma - kan malam 18 kali, paket ke leng - kap an konsumsi berupa teh, gu - la, kopi, saus sambal bo tol dan ke cap botol, sendok dan gelas.

50% Visa Calhaj Gelombang II Selesai

Pemerintah telah menye le - sai kan proses pembuatan Visa Calhaj gelombang kedua hingga sekitar 50%. Kasubdit Do ku - men dan Perlengkapan Haji Dit - jen Penyelenggara Haji dan Um - rah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Nasrullah Jasam me nargetkan seluruh visa su - dah selesai sebelum ber ak hir - nya pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama pada 29 Juli mendatang.

Jamaah haji Indonesia di - berangkatkan secara bertahap menuju Madinah sejak 17 Juli lalu. Sebanyak 231 kloter ber - angsur diberangkatkan ke Kota Nabi hingga 29 Juli mendatang. Sementara itu, 280 kloter lain - nya mulai terbang mulai 30 Juli hingga 15 Agustus menuju Jed - dah, lalu ke Mekkah Al mu ka ra - mah. “Visa yang sudah selesai, to tal mencapai 143.622 jamaah atau setara 347 kloter,” terang - nya di Jakarta kemarin.

SUDARSONO

Laporan Wartawan KORAN SINDO,

Mekkah, Arab Saudi