Edisi 10-08-2018
Pemerintah Dokumentasikan Kebijakan Kehutanan Lewat SOIFO


JAKARTA– Pemerintah terus berupaya menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki tata kelola hutan ke dunia internasional.

Salah satunya dengan meluncurkan buku The State of Indonesia’s Fo - rests (SoIFo) 2018 yang men - dokumentasikan berbagai k e - bijakan sektor kehutanan da - lam tiga tahun terakhir. SoIFo 2018 dirilis untuk me nangkal berbagai stigma ne gatif yang ‘menyerang’ In - do n esia sekaligus membuka ‘mata dunia’ tentang komit - men dan keseriusan peme rin - tah an Presiden Jokowi me la - ku kan perubahan besar kebi - jak an kehutanan yang sejalan dengan kebijakan global SDGs (pembangunan ber kel an jut - an) dan upaya-upaya nyata da - lam agenda perubahan iklim.

‘’Kami tahu proses pem - buat an buku ini sangat berat, ka rena objek yang dibahas da - lam buku terkait kebijakan, yang memerlukan pengum - pul an, penampilan data dan bukti yang cukup,’’ ujar FAO (Food and Agriculture Or ga ni - zation) Repre sen ta tive, Ste - phen Rudgard, kemarin. Selain FAO, apresiasi juga disampaikan Dubes Norwegia untuk Indonesia, Vegard Ka ale. Ia bahkan memposting khu sus apresiasi pada Menteri Siti Nur - ba ya melalui akun med sosnya. Dia menilai bahwa kondisi hutan Indonesia saat ini sudah jauh lebih baik dari satu dekade lalu.

Masalah utama sektor ke - hu tanan di Indonesia di an ta - ranya kebakaran hutan dan kabut asap, degradasi hutan, kepemilikan tanah, konflik tenurial, dan lain sebagainya. Erik Solheim, Eksekutif Di - rek tur UNEP (United Nations Environment Programme), bah kan secara gamblang me - nya ta kan bahwa kebijakan KLHK di bawah pimpinan Siti Nur baya, telah membawa wa - jah baru Indonesia di mata du - nia internasional. “Kemen te ri - an Kehutanan di Indonesia secara historis te lah menjadi kementerian de fo restasi, te - tapi Ibu Siti Nurbaya telah meng ubahnya menjadi se - buah kementerian kon ser va si hutan,’’ ujarnya.

Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan bahwa peme rin - tah Indonesia bekerja keras un tuk memenuhi amanat UU dan pencapaian tujuan Nawa - ci ta un tuk kemaslahatan rak - yat In do ne sia. Permasalahan defo res tasi, katanya, sering di - dorong oleh pengelolaan hu - tan alam yang tidak sesuai. Untuk meng atasi masalah ini, pe me rin tah terus berupaya mem per baiki sistem secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir. “Kami meminimalkan tum pang tindih batas dan klaim atas lahan hutan,” ung - kap Menteri Siti.

Neneng zubaidah