Edisi 10-08-2018
Peremas Payudara di Depok Divonis Satu Tahun Penjara


DEPOK - Pengadilan Negeri (PN) Depok memvonis satu tahun penjara terhadap Ilham Sinna Tanjung, terdakwa peremas payudara terhadap seorang karyawati berinisial AH, 22.

Vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ke jaksa an Negeri Depok. Dalam tun tutannya, JPU hanya me - nun tut empat bulan penjara. Ketua Majelis Hakim Rizki Mubarak mengatakan, Ilham terbukti bersalah melakukan pelanggaran asusila di muka umum. “Terdakwa Ilham Sina Tanjung terbukti sah dan me - yakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan keasusilaan di tem pat terbuka. Oleh karena itu, menjatuhkan pidana ter - ha dap terdakwa Ilham Sina Tan jung dengan pidana pen jara selama satu tahun,” katanya.

Dia menyebutkan, hal mem beratkan terdakwa ka - rena tin dakan ini sangat meresahkan masyarakat dan membuat saksi korban merasa dile ceh kan terhadap kelakuan ter dak wa. Ketua majelis hakim me - min ta JPU yang menangani perkara itu untuk mengem ba - li kan barang bukti berupa 1 unit motor Honda Vario ber - nopol B-3720-THU berikut STNK dan kunci kontak serta 1 buah helm half face kepada ter - dakwa. Sementara itu ter dak - wa me ngaku akan berpikir ter - le bih dulu. “Intinya, sa ya harus me nunggu kepu tus an dari pi - hak keluarga dan berpikir-pi - kir dalam wak tu tujuh hari,” katanya. Seperti diketahui, Ilham me rupakan pelaku pelecehan sek sual dengan meremas pa - yu dara korban berinisial AH pada 11 Januari 2018 saat te - ngah berjalan sendirian di Ja - lan Kuningan Datuk, Beji, Kota Depok.

Di tempat terpisah, kasus peremasan payudara terjadi di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (8/8) lalu. Kor ban - nya DST, 23, karyawati sebuah perusahaan swasta. Saat itu, korban hendak berangkat ker - ja ke kantor di Kebon Sirih, Me - nteng, Jakarta Pusat. Saat hen dak menyeberang di Jalan Pan jang, dekat Halte Trans ja kar ta Green Garden, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tiba-tiba dirinya di de - kati pengendara sepeda mo - tor. “Saat saya mau menye be - rang ke halte, ada pengendara motor melaju pelan. Jadi saya menunggu pengendara motor itu lewat dulu, ternyata dia (pelaku) meremas dada saya,” ujar DST seusai melapor ke Polsek Kebon Jeruk, kemarin.

R ratna purnama/ yan yusuf