Edisi 10-08-2018
Sukhoi Rusia Siap Didatangkan Tahun Depan


JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan bahwa pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia berjalan lancar. Bahkan, alat utama sistem persenjataan (alutsista) itu bakal tiba di Indonesia pada Oktober 2019 mendatang.

”Apabila kontrak efektif, pesawat itu akan datang pada 2019. Kalau perjanjiannya Agustus, maka akan tiba pada Oktober 2019,” kata Kepala Pusat Komu - nikasi Publik Kementerian Pertahanan Kolonel Totok Sugi harto di Kemenhan, kemarin. Totok menegaskan bahwa pesawat telah dilengkapi persenjataan lengkap. Namun, jika kontrak tidak efektif, pem beli an Sukhoi kemungkinan akan diundur. Totok juga me nepis kabar terkait sanksi negara-negara yang membeli alat perang di Rusia akan disanksi Amerika Serikat. Dia me nya ta kan hubung an Indonesia dengan AS baik-baik saja dalam pembelian alutsista meski Indonesia membeli jet tempur dari Rusia.

Sebelum itu, Men kopolhukam Wiranto meminta agar tidak mempermasalahkan embargo AS. Dia mengatakan semua proses itu harus ditunggu. Dia pun masih belum mau memublikasi kan sesuatu yang ma - sih ber proses. ”Makanya, saya hati-hati dalam menjelaskan hal-hal belum pasti kepada publik agar tidak membuat kegelisahan,” katanya. Totok juga meng ung kap kan, Kemenhan akan men dukung ekspor alutsista ke negaranegara Afrika dan Eropa. ”Kami sekarang sudah bekerja sama dengan BUMN dalam rangka mendorong ekspor alutsista di negara kita,” ujarnya. Menurut Totok, alutsista lain yang potensial dipasarkan ke luar negeri adalah tank hasil kerja sama dengan BUMN di Banyu - wangi, Jawa Timur.

”Ada pula kapal yang dileng kapi cannon atau meriam. Indo nesia juga mampu membuat tank yang di gunakan Afrika dan negara-ne gara di kawas an Eropa,” ujarnya. Dengan kemampuan mem - produksi alutsista, keter gantung an terhadap impor bisa berkurang. ”Impor sudah ada ketentuannya. Impor senjata harus lebih canggih, karena ada beberapa senjata yang belum bisa diproduksi di Indonesia untuk kebutuhan TNI AL,TNI AD, dan TNI AU,” kata Totok.

Binti mufarida