Edisi 10-08-2018
Tak Difasilitasi, Jamaah Tarwiah Harus Mampu Jaga Stamina


MEKKAH–Sebagian jamaah haji asal Indonesia memilih melaksanakan tarwiah meski tidak diprogramkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Jamaah yang me lak sa na - kan tarwiah berarti akan me - ngunjungi Mina terlebih da - hulu sebelum wukuf di Padang Arafah. Perjalanan ini lebih berat dan menuntut kesiapan fi sik dan mental yang lebih tingg i daripada jamaah yang me laksanakan program re gu - ler dari pemerintah melalui PPIH Arab Saudi. Karena membutuhkan fisik dan kondisi prima, jamaah tar - wiah diminta memperhatikan aspek kesehatan fisik. “Karena masih banyak rangkaian iba - dah rukun dan wajib yang harus diselesaikan (jamaah),” ujar Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Mekkah Endang Jumali di Mekkah kemarin.

Menurut Endang Jumali, se cara prinsip pemerintah ti - dak ada program tarwiah atau ti dak memfasilitasi program tar wiah. Namun bagi jamaah yang akan melaksanakan tar - wiah diminta agar be r koor di - nasi terlebih dahulu dengan maktab dan melapor ke kepala sektor tempat jamaah tinggal. Maktabyangmelakukantar - wiah, lanjut dia, diminta me la - por kepada muasasah me ngenai tanggung jawab pe lak sanaan dan melapor ke daker. Se lan - jutnya jamaahtarwiahdi per sya - ratkan membuat surat per nya - taan tidak menuntut pelayanan yang standar seba gaimana diberikan kepada ja maah lain. Endang Jumali mene gaskan, biaya pelaksanaan tarwiah di - tanggung jamaah masing-ma - sing. Namun jamaah tar wiah te - tap mendapatkan per lin dungan dari PPIH.

“Secara perlin du - ngan, dakertetapme monitorse - cara pendataan,” kata pria asal Cianjur, Jawa Ba rat, itu. Anggota Seksi Bimbingan Ibadah Daker Mekkah KH Mas - rur Ainun Najih me ng a ta kan, dalam hal pe nye leng ga ra an iba dah haji, pemerintah ber - pedoman pada keabsahan atau sahnya ibadah haji ja maah. “Tidak pada afdl a liyat atau keutamaan,” kata Wakil Ke tua Pe ngurus Pusat Ra bit hah Ma’ahid Islamiyah Nah dlatul Ulama (PP RMINU) ini. Senada dengan Endang Ju - mali, Masrur juga menegaskan bahwa pemerintah tidak me - nyelenggarakan program tar - wiah, tetapi juga tidak me la - rang jika ada jamaah yang hen - dak melakukannya. Namun, lanjut dia, ketua kloternya ha - rus melapor kepada kepala sek - tor tempat jamaah berada.

“Selain itu, risiko di tang - gung masing-masing atas segala akibat yang di timbulkan dari melakukan program tarwiah dengan membuat pernyataan tertulis,” kata Masrur. Dia mengungkapkan, se bagaimana pelaksanaan ibadah haji tahun-tahun yang lalu, jamaah yang tergabung dalam Persatuan Islam (Persis), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan sebagian dari Mu - ham madiyah biasanya mengada kan tarwiah. “Aa Gym (Ab - dullah Gymnastiar) juga bia sa - nya tarwiah,” kata Masrur. Kepala Bimbingan Ibadah Daker Mekkah Ansor Sanusi juga mengatakan tarwiah tidak dianjurkan dan tidak dilarang oleh PPIH Arab Saudi. Namun sebagaimana tahun-tahun yang lalu, minat jamaah melak sanakan haji tarwiah tetap tinggi. Indikasi itu terlihat dari ba - nyaknya jamaah tarwiah yang terdata di Kantor Daker Mekkah.

“Hingga tadi sore jum lah - nya seratusan lebih. Barusan juga datang kepala sektor yang melaporkan jamaahnya dari SOC (Embarkasi Solo) ke Da ker,” ujar Kepala Bimbingan Iba dah Daker Mekkah Ansor Sanusi di Mekkah, Arab Saudi, Rabu (8/8) malam waktu se tem pat. Ansor Sanusi mengimbau ja - maah yang su dah tua dan da lam kon disi sakit un tuk tidak ikut rangkaian ibadah haji tar wiah. “Karena keselamatan diri harus di - perhatikan dan tidak ha - nya mengejar keutamaan ibadah saja,” katanya. Diketahui, tarwiah sulit di - lakukan jamaah Indonesia karena jumlah jamaahnya sa ngat ba nyak. Pemerintah tidak me la – rang tarwiah dan tidak memfa silitasi jamaah, baik un tuk trans - portasi maupun kon sumsi.

Tarwiah merupakan amal - an sunah dalam berhaji yang di - lakukan pada 8 Zul hijah. Di-na - makan hari tarwiah (per be kal - an) karena jamaah haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah. Kini Pemerintah Arab Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan tarwiah dalam rangkaian ibadah haji. Ke men - terian Agama (Kemenag) juga me nyesuaikan hal tersebut ka - rena pelaksanaan tarwiah da - pat merepotkan pelak sa na an haji di masa kini. Tarwiah adalah menginap (mabit) di Mina pada 8 Zulhijah sebelum wukuf di Padang Ara - fah. Di sana jamaah me nu nai - kan salat zuhur, asar, mag rib, isya, dan subuh. Mereka tidak meninggalkan Mina sebelum terbit matahari di hari Arafah. Wukuf adalah rukun haji. Ka re - nanya seluruh ja maah haji In - do nesia harus di pastikan su - dah berada di Ara fah sebelum pelaksanaan wu kuf. Memobilisasi 204.000 ja - maah haji reguler membutuhkan waktu dan pengaturan.

Karenanya PPIH Arab Saudi meng ambil kebijakan untuk langsung memberangkatkan ja - maah haji Indonesia menuju Arafah untuk persiapan wukuf. Jika seluruh jamaah di gerakkan ke Mina terlebih da hulu, dikhawatirkan saat pe lak - sanaan wukuf masih ada jamaah yang berada di luar Arafah. Jadiakanber po tensi meng hilangkan ke se mp at an pe laksa naan rukun haji.

Sudarsono
Laporan Wartawan KORAN SINDO,
Mekkah, Arab Saudi